HANI 2021, Serukan Perang Melawan Narkoba di Era Pandemi Covid-19
Papua60detik - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika menggelar kegiatan puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di aula salah satu hotel Jalan Yos Sudarso, Senin (28/6/2021).
Tahun ini, HANI mengangkat tema, 'Perang Melawan Narkoba di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersih Dari Narkoba (Bersinar)'.
Kepala BNNK Mimika, Kompol Mursaling menyebut peredaran gelap narkotika sekarang cenderung meningkat disertai korban yang luar biasa banyak. Korbannya dari anak-anak sampai remaja, aparatur sipil negara hingga anggota TNI – Polri.
"Ditambah dengan adanya jenis narkotika baru yang bermunculan, menambah rintangan dan hambatan dalam upaya penanggulangan permasalahan narkotika. Saat ini ada sekitar lebih dari 180 jenis narkotika yang beredar di seluruh Indonesia. Tiga di antaranya beredar di Timika, yakni sabu-sabu, ganja dan sintetis (tembakau)," ujarnya.
Tak hanya itu, penggunaan teknologi untuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika juga dinilai meningkat baik dari segi transaksi hingga jenis yang diperdagangkan.
Kendati demikian, BNNK Mimika terus berupaya mengambil langkah, salah satunya adalah pencanangan desa atau kampung bersinar yang dirumuskan dalam rencana pembangunan jangka menengah desa.
Selain sosialisasi langsung di sejumlah lembaga seperti pemerintahan dan lembaga pendidikan, BNNK Mimika kini sosialisasi melalui media sosial.
"Juga sudah dilakukan rehabilitasi sebanyak 26 penyalahguna narkoba di Klinik milik BNNK Mimika. Ditambah penindakan terhadap penyalahgunaan narkotika sebanyak 4 kasus," kata Mursaling.
Staf Ahli Pemda Mimika, Andi Ramli Terru mengatakan bahwa, perang melawan narkotika membutuhkan gerakan yang massif. Diperlukan generasi muda yang sehat, cerdas dan berintelektual bagi pembangunan bangsa.
"Saya harap BNNK Mimika dan Polri tidak menoleransi tindakan penyalahgunaan narkotika. Kita harus hilangkan ini dari Timika," imbuhnya. (Salmawati Bakri)