Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Diprakirakan Terjadi Hingga Dua Minggu ke Depan, Waspada Banjir
Prakirawan BMKG Mimika, Aji Supraptaji. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Prakirawan BMKG Mimika, Aji Supraptaji. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mimika memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai petir akan terjadi hingga dua minggu ke depan.

“Jadi diprediksi satu minggu hingga dua minggu ke depan untuk Timika masih diwaspadai hujan lebat. Untuk waktunya sendiri akan terjadi pada sore sampai malam. Begitu terus seterusnya. Hujan disertai petir dengan angin,” kata Prakirawan BMKG Mimika, Aji Supraptaji saat ditemui Papua60detik, Selasa (30/3/2021).

Ia menjelaskan hal ini disebabkan oleh tiga faktor. Pertama karena matahari berada tepat di atas garis ekuator.

“Jadi di ekuator cenderung tekanan itu rendah. Nanti massa udara dari Asia akan betemu sehingga terjadinya awan-awan konvektif,” ungkapnya.

Kedua, angin dari arah tenggara yang mulai masuk ke Mimika. Dan ketiga, La Nina. Potensi masih terjadinya La Nina ini diprediksi sampai bulan Mei nanti.

“Intensitas hujan biasanya akan kita ukur tiga jam. Hujan itu kalau misalkan lebat otomatis intensitasnya cukup kuat dan cukup besar dan biasanya hujan itu mencapai tiga jam itu 20 mili rata-rata. Itu sudah lumayan lebat. 20 mili per tiga jam,” tuturnya.

Namun Aji menjelaskan jika intensitas hujan ini tidak akan sama disemua wilayah. Iwaka dan Kuala Kencana menjadi dua wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat.

“Khususnya menjadi perhatian itu Kuala Kencana dan Iwaka itu kalau dilihat hampir tiap hari. Menejelang sore biasanya disini ngak hujan tapi disana sudah gelap sekali jadi perlu diwaspadai karena berpotensi banjir. Tapi kita selalu kasih warning peringatan dini cuaca,” tutupnya. (Anti Patabang)