Jaga Kestabilan Harga, Bulog Selalu Pastikan Ketersediaan Stok Beras
Jaga Kestabilan Harga, Bulog Selalu Pastikan Ketersediaan Stok Beras
Jaga Kestabilan Harga, Bulog Selalu Pastikan Ketersediaan Stok Beras

Papua60detik - Untuk menjaga kestabilan harga beras di pasaran, Bulog Timika selalu memastikan ketersediaan stok di gudangnya. Sebagaimana peran Bulog adalah menjaga ketahanan pangan melalui persediaan yang cukup, akses dan harga beras yang terjangkau oleh masyarakat dan melakukan stabilisasi harga.

“Jadi stok kita harus selalu aman. Seperti saat ini beras di gudang masih ada sekitar 900 ton. Dan dalam perjalanan 1.000 ton lagi. Yang penting kita jaga stok kita di gudang paling tidak dalam 3 bulan ke depan stok harus tetap aman,” kata Kepala Bulog Timika, Dedi Rachman saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/3/2021).

Ia mengatakan beras di gudang Bulog Timika tidak boleh kurang dari 500 ton, karena selain melayani permintaan masyarakat, Bulog juga melayani beras golongan ASN dan TNI-Polri di Kabupaten Mimika dan Puncak.

Khusus untuk Mimika kebutuhan beras golongan ini bisa sampai 250 ton per bulan. Sementara untuk Kabupaten Puncak 50 ton. Jatahnya berbeda-beda setiap bulan.

“Kalau ada kenaikan beras di pasaran kita akan melakukan operasi pasar. Harga yang kita tawarkan itu Rp8.900 per kilo,” katanya.

Adapun beras yang ada di Bulog Timika adalah beras Merauke. Setiap kali pengiriman Bulog Timika selalu mendapat jatah 1.000 ton. Jatah ini kata Dedi hanya bisa bertahan untuk tiga bulan saja.

“Kalau minat saya lihat cukup baik karena selama ini sebelum dari Merauke kan dari Jatim. Dan setelah Merauke masuk saya lihat minatnya cukup banyak. Kualitas beras Merauke bagus,” tuturnya. (Anti Patabang)