Jangan Mau Ditipu Soal Bantuan BPUM, Ini Saran BRI
Pemimpin BRI Kanca Timika, Budi Prastianto.   Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Pemimpin BRI Kanca Timika, Budi Prastianto. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Bank Rakyat Indonesia (BRI) di seluruh Indonesia dipercaya jadi salah satu bank penyalur Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Bantuan ini dikhususkan bagi pelaku UMKM.

Dalam penyalurannya BRI akan mengirim SMS blast kepada calon penerima dan meminta mereka untuk datang ke Kantor Cabang BRI. Dengan menunjukkan SMS yang diterimanya, si calon penerimana bantuan akan diminta mengisi formulir.

“Jadi perlu kami tegaskan bahwa rekening penerima masih terblokir. Akan dibuka setelah nasabahnya datang mengisi formulir yang harus dilengkapi kemudian dibuka blokirnya dari kantor pusat. Nah setelah dibuka baru bisa bertransaksi. Jadi itu tidak bisa sembarang dicairkan,” jelas Pemimpin BRI Kanca Timika, Budi Prastianto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/5/2021).

Ia menegaskan BRI tidak pernah mengirimkan SMS pemberitahuan kepada calon penerima atau nasabahnya menggunakan nomor HP biasa. Semua SMS pemberitahuan adalah SMS blast. Ini untuk menghindari penipuan.

“Jangan mudah percaya. Apalagi nanti mengatas namakan BRI dapat hadiah dan ujung-ujungnya disuruh transfer, tolong jangan dipercaya,” sarannya.

Namun jika nasabah masih ragu, Budi menyarankan mendatangi kantor BRI untuk bertanya langsung. Atau bisa langsung cek melalui melalui eform.bri.co.id/bpum dan masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Jadi cek sendiri bisa. Kalau terdaftar yah pasti akan ada pemberitahuannya misalnya selamat,” katanya.

Ia kembali menegaskan, BRI tidak pernah meminta imbalan atau meminta nasabahnya mengirimkan uang dan sebagainya.

“Sekarang sudah masuk penyaluran tahap ketiga,” tutupnya. (Anti Patabang)