Kadinkes “Warning” Tenaga Umum yang Tak Aktif
Papua60detik - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika akan mengoptimalkan jumlah tenaga kesehatan dengan melakukan rasionalisasi atau redistribusi.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan rasionalisasi yang dimaksud dengan mendistribusi tenaga kesehatan yang menumpuk di satu fasilitas kesehatan ke fasilitas yang kekurangan.
"Sebenarnya kami membutuhkan banyak tenaga mengingat ada beberapa fasilitas kesehatan yang sudah dan mulai dibangun, namun kita juga harus melihat dan menyesuaikan dengan kondisi APBD yang ada," ujarnya saat ditemui di MPCC, Selasa (1/3/2022)
Dinkes memang membutuhkan tenaga, tetapi juga menyesuaikan dengan arah kebijakan umum Pemkab Mimika. Pemindahan petugas ke beberapa pelayanan kesehatan yang memang benar-benar lagi membutuhkan tenaga jadi salah satu opsi.
"Misalnya tenaga yang di SP2 kita geser ke Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) yang ada di Kwamki Narama. Seperti itu kita lakukan rasionalisasi," paparnya.
Tapi bagi mereka atau tenaga-tenaga umum yang tidak aktif bekerja atau bertugas akan dikurangi.
"Jadi kinerja itu yang akan menjadi dasar penting akan dikurangi atau tidak," tutupnya. ( Fachruddin Aji)