Kematian Pasien Covid-19 Melejit, Rata-rata 4 Sehari
TPU  pasien covid-19 di SP1. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
TPU pasien covid-19 di SP1. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Covid-19 di Mimika makin menyeramkan saja. Pertambahan jumlah kasus seiring melejitnya angka kematian.

Per 25 Juli 2021 tercatat sudah ada 108 orang yang meninggal atau 1,29 persen dari kumulatif kasus sebanyak 8.173 orang.

Kematian tertinggi terjadi pada bulan Juli 2021. Jumlah kematian sampai 25 Juli sebanyak 48 kasus atau 2,98 persen dari 1.610 kasus selama bulan ini. Terbanyak di tanggal 19 Juli yakni 9 kasus.

Kematian terbanyak terjadi pada perempuan pada kelompok usia 31 sampai 50 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan rata-rata kejadian kematian akibat covid-19 di Mimika dalam satu minggu terakhir adalah 4 per hari atau 4 kali lebih tinggi dari tahun 2020 lalu.

Hampir sebagian besar pasien covid-19 yang meninggal ini kata Reynold adalah mereka yang belum menerima vaksin covid-19, serta memiliki komorbid hipertensi dan diabetes.

“Hampir sebagian besar belum vaksin, makanya kami adakan pertemuan untuk melaksanakan vaksinasi pada kelompok 18 sampai 59 tahun tetapi dengan komorbid,” katanya, Senin (26/7/2021).

Khusus untuk penderita komorbid akan dibuatkan gerai vaksinasi khusus. Dinkes juga akan mempercepat vaksinasi pada lansia dan anak usia 12 sampai 17 tahun.

Meski kasus kematian sedang melejit, tapi belum dipastikan penyebabnya adalah covid-19 varian baru seperti delta.

Untuk memastikan itu, spesimen pasien harus diperiksa di LitabangkesJayapura dan hasilnya keluar satu bulan.

“Sekarang kan kita masih meraba-raba. Saya juga menjawab yah, kemungkinan itu delta, tapi bisa saja ini varian lain. Kan sekarang sudah banyak variannya,” tuturnya.

Dinkes lanjut Reynold, akan menyurat ke semua fasilitas kesehatan untuk merujuk spesimennya ke Litbangkes agar penanganannya lebih spesifik.

“Kepada masyarakat supaya tetap patuhi prokes,” tutupnya. (Anti Patabang)