Kenapa Data Penduduk BPS dan Dukcapil Berbeda? Ini Penjelasan Ouceu
Papua60detik - Banyak yang bertanya, kenapa data jumlah penduduk di Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Dukcapil Berbeda? Lalu data mana yang valid?
Kepala BPS Mimika, Ouceu Satyadipura menjawab dua pertanyaan ini. Menurutnya, terakhir BPS mengeluarkan data hasil sensus penduduk tahun 2020 lalu.
Sensus penduduk 2020 lalu, katanya, hanya bertugas memperkuat angka registrasi di Dukcapil.
"Waktu sensus penduduk 2020 tugas BPS tidak lagi membuat angka penduduk baru. Jadi setelah 2020 hanya ada satu data, data penduduk Timika. Tidak ada data penduduk BPS, tidak ada data penduduk Dukcapil," katanya, Selasa (19/7/2022).
Soal perbedaan angka, menurutnya hal wajar. Data BPS Mimika per 30 Juni 2020, sementara data Dinas Dukcapil terus terupdate. Dan BPS mustahil mengupdate data setiap bulan.
"Jadi tak ada yang salah dan benar. Dua-duanya benar kok. Kami sudah koordinasi semua, satu data, satu angka," katanya.
BPS bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Dinas Dukcapil dan Bawaslu saat ini masih terus melakukan sinkronisasi dan konsolidasi data daftar pemilih tetap (DPT).
Sinkronisasi ini mencakup identifikasi data-data penduduk yang tidak valid, data penduduk masuk dan keluar Mimika, pemilih pemula, penduduk yang meninggal serta NIK ganda. (Burhan)