Keracunan MBG di Jayapura, Begini Penjelasan Kepala BGN
Papua60detik - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap.penyebab dugaan keracunan sejumlah siswa usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura Papua, Rabu 5 Agustus kemarin.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan kejadian itu diakibatkan SPPG memasak terlalu dini.
"Jadi memang memulai masaknya terlalu cepat, kalau enggak salah pukul 19.00 atau 19.30 di hari sebelumnya untuk diberi makan pada hari berikutnya di pukul 11.00, jadi itu sudah melanggar, termasuk yang di Semarang, Jawa Tengah, juga sama, dia mulai masak jam 21.00. Ini kan masalah kedisiplinan, nah ini kita lagi cari formula (untuk mengawasi SPPG yang melanggar)," kata Kepala BGN Sudaryono di Jakarta, Kamis (6/8/2026) seperti dilansir ANTARA.
Ia menegaskan apabila SPPG memang terbukti melakukan unsur-unsur lain, misalnya kesengajaan, sabotase, dan lain sebagainya, maka BGN tidak segan untuk melaporkannya agar diperiksa oleh pihak kepolisian.
"Memang kalau ada ya kita serahkan semua, bukan kemudian kita tutup-tutupi atau kemudian kita bela, karena kalau salah, ngapain dibela. Jadi, cuma kan kita mesti juga ada asas praduga tak bersalah, termasuk, mohon maaf, ada satu kasus keracunan itu karena makanannya dibawa pulang," kata Sudaryono.
Sebelumnya dilaporkan bahwa sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Rabu. (Redaksi)