Konversi Gas Industri ke Gas Medis Diuji di Jakarta, Hasilnya Keluar Kamis
Ilustrasi bantuan oksigen. Foto: cottonbro, Pexels
Ilustrasi bantuan oksigen. Foto: cottonbro, Pexels

Papua60detik - Rencana PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pemerintah Daerah Mimika mengkonversi gas industri jadi gas medis kini sudah dalam tahap pemeriksaan sampel.

Konversi ini sebagai alternatif mengantisipasi kelangkaan gas medis untuk memenuhi kebutuhan oksigen pasien covid-19.

Vice President Government Relations PTFI, Jonny Lingga  menjelaskan saat ini sampelnya sedang diperiksa PT Surveyor Indonesia di Jakarta.

“Sampelnya akan diperiksa Surveyor Indonesia. Ternyata Lemigas  ngak bisa periksa. Dan semoga bisa selesai nanti hasil tesnya di hari Kamis,” katanya saat dihubungi Papua60detik.id, Senin (19/7/2021).

Pemeriksaan sampel ini diperlukan untuk memastikan keamanan penggunaannya pada pasien. Jika bisa digunakan, maka PTFI dan Pemda Mimika tidak perlu khawatir atas kelangkaan gas medis seperti sekarang.

Jonny mengaku belum tahu pasti berapa tabung yang bisa dikonversi dalam sehari. Tapi menurutnya  bisa mencukupi kebutuhan Pemkab dan PTFI.

“Tapi kita menunggu hasil pemeriksaannya, makanya kami sedang meminta agar pengujian sampel itu segera dilakukan untuk mengetahui apakah itu lolos uji atau tidak untuk digunakan sebagai oksigen untuk kesehatan,” ungkapnya.

Setelah hasilnya keluar dan dinyatakan aman digunakan, PTFI kembali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mendapat izin penggunaannya. (Anti Patabang)