Merefleksi Setahun Banjir Bandang Sentani, Warga Timika Nyalakan 1000 Lilin
Warga Timika menyalakan 1000  lilin, merefleksi bencana banjir bandang di Sentani dan sekitarnya di Lapangan Pasar Lama, Senin (16/03/2020)
Warga Timika menyalakan 1000 lilin, merefleksi bencana banjir bandang di Sentani dan sekitarnya di Lapangan Pasar Lama, Senin (16/03/2020)

Papua60detik - Setahun lalu, 16 Maret 2019, banjir bandang meluluhlantakkan wilayah Sentani-Jayapura dan sekitarnya.

Bencana itu memakan sampai ratusan korban jiwa, ribuan warga terpaksa mengungsi, properti pribadi dan fasilitas umum rusak berat. Itu baru dampak fisik, trauma warga tak bisa dikalkulasi.

Sebagai refleksi atas bencana dahsyat itu, keluarga besar Sentani di Kota Timika menyalakan 1000 lilin di Lapangan Eks Pasar Lama, Senin (16/03/2020) malam.

Komunitas dan organisasi warga lain ikut bergabung merefleksikan peristiwa kelam setahun lalu itu.

"Mewakili keluarga besar Sentani di Timika, kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, PT FI dan instansi terkait yang sudah berpartisipasi membantu keluarga kami yang mengalami musibah tahun lalu," ucap Koordinator Penyelenggara, Onsemus Yoku.

Semua berharap bencana serupa tak lagi terulang di masa-masa mendatang.

Refleksi ini setidaknya jadi pengingat bahwa bencana kerap datang karena ulah tangan manusia juga. Proyek pembangunan pemerintah pun aktifitas warga kerap tak menimbang pelestarian alam. (Tanto)