Multi Peran di Tengah Pandemi Covid-19, Masyarakat Acungkan Jempol Bagi Polri
Polisi di Timika membagikan masker kepada pengendara. Foto: Dok/Papua60detik
Polisi di Timika membagikan masker kepada pengendara. Foto: Dok/Papua60detik

Papua60detik – Kabupaten Mimika masih cukup terjaga dari bahaya covid-19 dibanding dengan daerah lain di Indonesia. Hal tersebut lantaran sinergitas berbagai pihak yang terus terjalin guna menekan penyebaran virus dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Salah satunya yakni langkah yang dilakukan Polres Mimika. 

Diketahui, selama pandemi covid-19, yakni Tahun 2020 lalu, aparat kepolisian menjalani banyak peran. Mulai dari menjaga keamanan, menegakkan hukum hingga harus berhadapan langsung dengan covid-19 atau virus corona.

Sejak awal masuknya corona, jajaran kepolisian Polres Mimikabersama satuan TNI terus mendukung kebijakan Pemerintah Daerah dalam melakukan penanganan. Mulai dari pembatasan aktifitas masyarakat, penerapan protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi  covid-19 di tahun 2021 ini.

Pada awal pembatasan aktifitas, jajaran Polres Mimika juga melakukan penyemprotan desinfektan di ruas jalan protokol hingga rumah-rumah ibadah yang sempat ditutup sementara. Sebagian warga pun harus bekerja dari rumah. Warga yang berprofesi seperti tukang ojek hingga para pedagang pun terkena dampak dari pandemi.

Putaran ekonomi melambat. TNI-Polri pun langsung sigap bergerak membantu, tak hanya yang terkena dampak ekonomi melainkan dampak social dan pendidikan.

Pada April 2020 TNI-Polri membuka dapur umum yang menyediakan ribuan nasi kotak yang dibagikan ke masyarakat. Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata bersama Dandim Pio L Nainggolan yang saat itu masih menjabat menjadi juru masaknya. Tak hanya itu, TNI-Polri juga menyalurkan bantuan sembako.

Mengingat dampak pandemi covid-19 bukan hanya pada kesehatan, sosial dan ekonomi saja, dampak covid-19 juga menghambat proses belajar mengajar bagi anak-anak Indonesia.

Di masa pandemi proses belajar tatap muka dihentikan dan dilaksanakan secara daring. Anggota Polres Mimika yang tergabung dalam satgas Binmas Noken pun tergerak hatinya untuk membantu para guru dan siswa dalam proses belajar mengajar lewat program Si Ipar (Polisi pi ajar).

Seiring berjalannya waktu, Indonesia dihadapkan dengan tatanan kenormalan baru (new normal) hingga akhirnya vaksin harapan terbaik untuk menekan penularan virus corona berhasil dibuat setelah diuji beberapa kali.

Mimika menerima belasan ribu vaksin jenis sinovac. Polres Mimika pun, pada peringatan HUT Bhayangkara ke-75 melaksanakan vaksinasi masal dengan sasaran masyarakat umum.

Kaolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata bersama Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya meninjau langsung proses vaksinasi. Mereka dikagetkan dengan antusias masyarakat yang mendaftar menerima vaksin. Diluar dugaan, dari target hanya 1000 malah menjadi 1614.

Selanjutnya, TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah menyakini dapat melakukan percepatan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Mimika lewat website vaksinasimimika.com. masyarakat bisa melakukan pendaftaran secara online tanpa perlu mengantre sehingga tidak terjadi kerumunan.

Terkait peran yang dilakukan aparat keamanan di tengah pandemi, masyarakat mengaku sangat terbantu. Sebut saja Mama Natkime, salah satu Toko Masyarakat Banti.

Ditemui Papua60detik beberapa waktu lalu, Mama Natkime merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pihak kepolisian dan TNI yang membantu proses kepulangan warga Tembagapura. Dalam hal ini memediasi dengan Pemerintah Daerah dan pemberian sembako. Masyarakat yang awalnya khawatir untuk dilakukan rapid, akhirnya setuju.

“Terima kasih pak Kapolres. Benar-benar polisi yang mengayomi masyarakatnya. Sangat peduli terhadap kami,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu pemuda bernama Risky Mustaqim. Ia bahkan memberi acungan dua jempol kepada pihak keamanan.

“Mulai dari awal pandemi dari 2020, dari kepolisian multi peran. Mereka ikut mensosialisasikan mengawal protokol kesehatan covid 19. Kinerjanya cukup baik dan sangat membantu sekali dalam menertibkan dan menekan penyebaran covid. Seperti kita tahu, banyak kebijakan Pemerintah yang tumpang-tindih. Jadi kepolisian harus turun tangan. Nilai 9 untuk kepolisian dan dua jempol untuk penjaga keamanan kita ini,” kata Risky saat ditemui Papua60detik, Rabu (30/6/2021) di bilangan Jalan Hasanudin.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengatakan bahwa peran tersebut dijalani jajaran Polri sebagai wujud dari tugas dan tanggung jawab untuk mengayomi dan melayani masyarakat serta sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak pandemi.

“Jajaran Polri bekerja giat untuk mengayomi dan melayani masyarakat secara langsung. Apa lagi masyarakat terdampak covid-19 yang sangat membutuhkan bantuan secara langsung,” ujarnya sembari kembali mengajak masyarakat agar turut mendukung percepatan vaksinasi vaksin covid19 di Kabupaten Mimika. (Salmawati Bakri)