Pameran Arsip Film Menarik Perhatian Mahasiswa
Museum Loka Budaya Uncen menggelar Pameran Arsip Film “Asal-usul Film Wonderen Uit Pygmy-Land” di Jayapura, Papua, Selasa (5/8/2025). Foto: Yondri Revolt
Museum Loka Budaya Uncen menggelar Pameran Arsip Film “Asal-usul Film Wonderen Uit Pygmy-Land” di Jayapura, Papua, Selasa (5/8/2025). Foto: Yondri Revolt

Papua60detik - Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih menggelar Pameran Arsip Film “Asal-usul Film Wonderen Uit Pygmy-Land” di Ruang Pameran Temporer Museum, Jayapura, Papua, Selasa (5/8/2025).

Kurator Pameran, Mahardika Yudha mengatakan ini merupakan bagian dari projek Eye(s) Open yang diselenggarakan oleh Eye Filmmuseum, Belanda. 

Projek Eye(s) Open mencoba melihat kembali arsip film masa kolonial Belanda yang tersimpan di Eye Filmmuseum dengan pendekatan baru.

“Salah satunya adalah bagaimana mengaktivasi film-film tersebut untuk kebutuhan yang sesuai dengan masyarakat saat ini. Terutama bagaimana kita menyikapi dan mengkritisi arsip film yang lahir dari rahim kolonialisme tersebut,” kata Mahardika.

Pameran arsip film Asal-usul Film Wonderen Uit Pygmy-Land mencoba mempresentasikan kembali arsip-arsip yang pernah dikumpulkan dan diproduksi selama ekspedisi ilmiah 1926 dalam bentuk digital.

Tidak hanya arsip film, namun juga berbagai arsip lain seperti foto benda budaya, foto herbarium, rekaman suara, dan fotografi antropologi-etnografi yang dibuat ketika ekspedisi berlangsung.

“Arsip-arsip digital ini dikumpulkan dari berbagai lembaga arsip di Belanda,” pungkas Mahardika.

Pameran ini akan berlangsung hingga 9 Agustus 2025 dan dibuka sejak pagi setiap harinya pukul 10.00 WIT.

Selain pameran arsip, kegiatan ini juga akan diisi dengan Performance Art oleh Yonri Revolt, presentasi film dan diskusi bersama Rina Krebru, dan diskusi publik lain yang membahas antropologi visual Papua, progresif film Papua kontemporer, dan pemanfaatan arsip film di masa sekarang ini.

Acara ini juga berkolaborasi dengan sejumlah komunitas diantaranya Yoikatra Timika, Purin Pictures, dan Marinus Plantema Foundation. (Burhan)