Pekerja Freeport dan Privatisasi di Mimika Mulai Divaksin
Manager Eksternal Corporate Communication PTFI Kerry Yarangga saat divaksin pada pembukaan program vaksinasi program gotong royong jobsite low land, Senin (28/6/2021). Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Manager Eksternal Corporate Communication PTFI Kerry Yarangga saat divaksin pada pembukaan program vaksinasi program gotong royong jobsite low land, Senin (28/6/2021). Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Usai vaksinasi di kantor Jakarta beberapa waktu lalu, PT Freeport Indonesia (PTFI) mulai vaksinasi kepada pekerjanya termasuk yang berstatus privatisasi dan kontraktor yang ada di jobsite Mimika baik di area kerja high land maupun low land.

Pembukaan vaksinasi program gotong royong ini dilaksanakan secara bersamaan di area kerja high land dan low land. Khusus di low land pembukaan vaksinasi dilaksanakan di base camp dan dibuka oleh Senior Manager Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) Soleman Faluk, Senin (28/6/2021).

"Sejak awal terjadinya pandemi PTFI terus melakukan langkah-langkah mitigasi menyeluruh guna memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan dan keluarga," kata Soleman

Bagi Soleman, kesediaan mengikuti vaksinasi merupakan wujud tanggung jawab pribadi dan sosial. Bagi PTFI, program vaksinasi ini sebagai momentum mendukung mewujudkan lingkungan kerja yang sehat guna mencapai produksi aman, selamat dan berkelanjutan.

"Tanggung jawab pribadi untuk melindungi diri dan keluarga, serta tanggung jawab sosial adalah melindungi terhadap orang-orang yang sehari-hari berada bersama-sama di lingkungan kerja kita. Protokol kesehatan pun harus terus dilakukan dengan ketat demi menghindari penyebaran covid-19," tegasnya.

Pada program vaksinasi gotong royong, PTFI mendapat jatah 11 ribu dosis vaksin Sinopharm pada tahap pertama dan rencananya 8.000 lagi pada tahap kedua.

Manager Eksternal Corporate Communication PTFI, Kerry Yarangga berharap, para pekerja mengikuti program vaksinasi ini sampai tuntas. Herd immunity tercapai jika 70-80 persen populasi sudah divaksin.

"Ini bersifat sukarela bahwa setiap karyawan untuk menghargai hak orang lain yang mau di vaksin dan menurut arahan manajemen diharapkan semua karyawan bisa divaksin," ujarnya.

Sebelum ini, kata Kerry , PTFI sudah bekerja sama dengan Pemkab Mimika memvaksin sekitar 1000 lebih pekerja yang bertugas melayani publik. Mereka divaksin dengan vaksin jenis Sinovac.

"Tidak ada target waktu soal vaksinasi, tapi dari hari ini berlangsung. Diharapkan berjalan dengan lancar," tutupnya. (Fachruddin Aji)