Pelaku Pembunuhan dr Mawar Ditangkap, Ini Motifnya
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Foto: Humas Polda Papua
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik – Polres Nabire akhirnya berhasil mengungkap kasus kematian dr Mawartih Susanty yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire.

Setelah penyelidikan mendalam dan mengikuti pemeriksaan medis selama kurang lebih 3 minggu, akhirnya berhasil ditemukan pelaku serta motif kematian dr Mawartih.

Kapolda Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebut, hasil kerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dan Puslabfor Dokkes Makassar, ditemukan beberapa DNA yang cocok dengan salah satu saksi yang sebelumnya telah diperiksa.

“Salah satu saksi yang juga merupakan pelaku kasus tersebut yakni pria berinisial KW seorang cleaning service di tempat kerja yang sama dengan korban, pelaku telah mengakui perbuatannya,” ungkapnya pada konferensi pers yang bertempat di Mapolda Papua, Rabu (29/3).

Pelaku berhasil diungkap oleh Kepolisian usai hasil otopsi maupun swab yang dilakukan oleh tim medis. Hasilnya kemudian dikembangkan kembali oleh Polres Nabire menggunakan scientific crime investigation dan mencocokkan dengan DNA yang ditemukan dari korban dan pelaku.

“Saat ini pelaku telah diamankan oleh aparat kepolisian dan diketahui dari keterangan pelaku bahwa motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut lantaran sakit hati atas tindakan korban yang diduga memotong upah insentif Covid milik pelaku pada tahun 2020,” terang Kapolda.

Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa handphone milik korban, merk Sony Xperia 10 plus warna hitam yang disimpan di dalam bantal yang terbungkus plastik putih dan ditaruh di gudang kecil lantai dua Ruang Poli RSUD Nabire. 

“Tidak hanya itu, kami juga menemukan sebuah rok hitam bermotif bintik putih yang digunakan pelaku untuk menutup wajah saat melakukan penganiayaan terhadap korban yang kemudian disimpan di dalam lemari kamar di bawah tumpukan baju,” ujarnya.

Fakhiri menyampaikan, pelaku saat ini tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Polres Nabire apakah perbuatan tersebut dilakukan pelaku seorang diri atau ada pelaku lainnya dan selanjutnya hasil akhir akan disampaikan kepada publik. 

Dokter Mawartih Susanty ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 9 Maret 2023 lalu di rumah dinasnya di Kompleks RSUD Nabire, Provinsi Papua Tengah. (Burhan)