Pelebaran Jalan C Heatubun; Ada Saja yang Dikeluhkan Warga
Kondisi Jalan C Heatubun yang sedang diperbaiki.
Kondisi Jalan C Heatubun yang sedang diperbaiki.

Papua60detik - Warga Kelurahan Kwamki mengeluhkan pelebaran jalan C Heatubun.

Warga menganggap aktifitas pekerjaan jalan menghambat warga yang tinggal tepat di sepanjang jalan yang diperbaiki.

Keluhan ini disampaikan warga kepada anggota DPRD, Anton Pali’ pada reses yang berlangsung di kediamannya, Selasa (17/11/2020).

Santo salah satu warga yang berjualan di sepanjang jalan tersebut mengaku kehilangan pelanggan. Pasalnya ,selama proses pengerjaan kontraktor sering menutup akses jalan.

“Jadi pembeli mau lewat bagaimana kalau jalan ditutup. Harusnya itu jangan tutup total kasihan kami yang harus kehilangan pembeli,” katanya.

Ia mengatakan, perbaikan jalan adalah hal yang diharapkan, namun bukan berarti harus mengganggu mata pencaharian warga.

Keluhan juga diungkapkan Marten yang merasa pengerjaan jalan tersebut sudah sangat lama.

Ia mengatakan, seharusnya pemerintah bisa memberi target kepada kontraktor agar bisa menyelesaikannya tepat waktu. Paling tidak sebelum Natal agar tidak menghambat warga yang hendak berkunjung ke rumah keluarga.

“Seharunya dikerjakan awal-awal tahun, eh ini nanti mendekat akhir tahun. Jujur kita yang tinggal di depan jalan itu makan debu, tapi syukurlah sekarang sudah musim hujan,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan warga, Anton Pali’ mengatakan, aspirasi mereka akan disampaikan kepada kontraktor. Tidak menutup total jalan saat pengerjaan sehingga aktivitas warga bisa tetap berjalan.

“Kalau bisa dibagi dua jalur, karena kasihan kalau warga mau bepergian. Syukur kalau ada jalan lain tapi kalau tidak mereka mau lewat mana,” jelasnya.

Ia mengatakan sangat mendukung pelebaran jalan tersebut. Namun ia juga tidak ingin penutupan total jalan membuat warga yang berjualan di sepanjang jalan kehilangan pendapatan.

“Saya kira ini yang diharapkan warga, menutup satu jalur saja supaya aktivitas bisa tetap jalan,” tutupnya. (Anti Patabang)