Pemkab Dogiyai Resmikan Gedung Baru SMP Negeri 1 Mapiha
Pemkab Dogiyai resmikan gedung baru SMP Negeri 1 Mapiha. Foto : Marthen For Papua60detik
Pemkab Dogiyai resmikan gedung baru SMP Negeri 1 Mapiha. Foto : Marthen For Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten  Dogiyai meresmikan gedung baru SMP Negeri 1 Mapiha. Peresmian ditandai dengan syukuran dan pengguntingan pita yang berlangsung di Mapia, Bomomani, Kamis (30/7/2026).

Peresmian ini langsung di saksikan Bupati Kabupaten Dogiyai Yudas Tebai mewakili Asisten III Setda Kabupaten Dogiyai Willem Tagi, S.Ip, Kepala Bidang Tekapau Bapak Anak Letus Agapa, S.Pd, Kepala Satpol PP Kabupaten Dogiyai Yohanes Butu, A.Md.S.Sos, Kepala Distrik Mapia Yulianus Tigi, S.Sos, Ketua Tim Peduli Pendidikan Mapia Paulus Wakei, S.T, Danramil Mapia Sukigai Selatan, sejumlah kepala dinas, 7 Kepala Kampung, tokoh agama, para guru, siswa-siswi SD, SMP, SMA, serta ribuan masyarakat Mapiha.

Asisten III Setda Kabupaten Dogiyai Willem Tagi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan gedung sekolah tersebut.

""Saya sangat apresiasi dan bangga kepada Ibu Kepala Sekolah. Ini perempuan yang luar biasa, berdoa dengan penuh pengorbanan. Hari ini kita bersukacita untuk masa depan generasi penerus anak negeri Dogiyai," katanya.

Willem menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi utama untuk mencetak generasi muda yang bermutu dan berkualitas.

"Kalau fasilitas gedung tidak ada, pendidikan tidak bisa mutu dan berkualitas. Dengan sarana prasarana seperti ini baru ada semangat dalam proses belajar mengajar," jelasnya.

Peresmian gedung tersebut katanya harus menumbuhkan semangat baru .Gedung sekolah adalah milik bersama sehingga harus dijaga dan dirawat. 

"Tidak ada kepentingan kepala dinas, bupati, Pak Asisten Willem Tagi, atau Ibu Kepala Sekolah. Ini milik kita bersama. Kita jaga kebersihan dan rawat bersama. Gedung secantik ini tidak mungkin awet terus. Pasti suatu saat lapuk, retak, catnya hilang. Itu tugas kita semua," katanya.

Kepala SMP Negeri 1 Mapia Fransiska Tagi, mengatakan peresmian ini adalah buah perjuangan panjang selama 5 tahun.

"Hari ini bukan sekedar peresmian sebuah bangunan, tapi momentum bersejarah. Setiap batu yang tersusun, setiap dinding yang berdiri, adalah hasil perjuangan bersama," ujarnya.

Fransiska menyampaikan terima kasih kepada pemilik hak ulayat Marga Kegiye dan Marga Tigi yang telah merelakan tanah secara cuma-cuma. 

 "Kami pernah numpang sekolah 3 tahun di SD, 2 tahun di SD Pres Bomomani, dan 3 tahun di SMA. Hari ini kami punya rumah sendiri," katanya. (Elia Douw)