DLH Mimika Dukung Lima Sekolah Ikut Seleksi Sekolah Adiwiyata Nasional 2026
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Mimika, Devota Maria Leisubun, foto: Martha/Papua60detik
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Mimika, Devota Maria Leisubun, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika mendorong lima sekolah mengikuti seleksi sekolah adiwiyata nasional 2026. Kelima sekolah tersebut, yakni SD Inpres Timika 2, SD Shining Star, SD Kristen Kalam Kudus, SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 11.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Devota Maria Leisubun, berharap sekolah-sekolah tersebut meraih penghargaan bergengsi di bidang kepedulian dan budaya lingkungan hidup.

"Ada lima aspek besar yang menjadi penilaian, mulai dari penghijauan atau keanekaragaman hayati, sanitasi dan kebersihan, pengelolaan sampah, konservasi air dan energi, hingga aspek lainnya yang dijabarkan menjadi 24 indikator," ujar Devota saat diwawancarai, Rabu (29/07/2026).

Proses seleksi nasional diawali dengan pengunggahan dokumen administrasi melalui Aplikasi SEDIA yang dijadwalkan paling lambat 31 Juli 2026. Penilaian melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan beberapa kementerian lain.

Devota menjelaskan seluruh indikator tersebut harus diunggah melalui sistem administrasi sebelum diverifikasi langsung oleh tim penilai pada Oktober nanti. Penilaian tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga kondisi nyata di lingkungan sekolah, mulai dari ruang terbuka hijau, kebersihan, fasilitas sanitasi, hingga budaya peduli lingkungan yang diterapkan warga sekolah.

Sebagai bentuk dukungan, DLH Mimika memfasilitasi pertemuan antara sekolah dengan berbagai mitra, termasuk pelaku usaha dan para alumni, untuk memberikan dukungan persiapan penilaian nasional.

"Kami berharap seluruh sekolah ini bisa lolos. Kalau memungkinkan semuanya berhasil dan membawa nama Kabupaten Mimika. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan," pungkasnya. (Martha)