Pemkab Mimika Bahas Ranperda Pariwisata
Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah di Hotel Grand Mozza Timika, Jumat (16/10/2020).
Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah di Hotel Grand Mozza Timika, Jumat (16/10/2020).

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika sedang membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah.

Penjabat Sekda Mimika, Jenny Usmani menjelaskan, perencanaan dan pengembangan pariwisata Kabupaten Mimika dititikberatkan pada pengembangan wisata alam, kawasan pesisir pantai, wisata sejarah dan objek wisata lainnya berdasarkan karakteristik dan segmentasi objek yang ada.

Rencana ini menurutnya bukan keinginan idealistik tetapi berdasarkan pada kemampuan, potensi kendala dan keinginan para pelaku pembangunan serta aspirasi masyarakat yang telah berkembang.

Pelaksanaannya akan berhasil hanya jika dibarengi dasar dan landasan yang rasional, mekanisme dan konsep yang komprehensif berdasarkan potensi dan dinamika perubahan sosial ekonomi masyarakat.

Jenny memaparkan beberapa tujuan dilakukannya rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah, di antaranya mengembangkan potensi kawasan wisata berdasarkan segmentasinya dalam rangka mendukung kontribusi penerimaan PAD pada sektor pariwisata.

"Rencana tersebut juga bertujuan untuk mengoptimalkan sistem pemasaran kawasan wisata untuk dinikmati oleh arus kunjungan wisata baik lokal maupun mancanegara," paparnya di Hotel Grand Mozza Timika, Jumat (16/10/2020).

Ranperda ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk menetapkan zona kawasan inti dan penunjang objek wisata di Kabupaten Mimika, sehingga memiliki interkoneksitas dengan kawasan wisata lainnya sebagai satu kesatuan daerah destinasi.

Mimika akan membutuhkan konsep penanganan secara bersama dan terintegrasi dalam penyiapan berbagai kegiatan pembangunan sebagai akibat perkembangan segmentasi objek.

"Ini tidak bisa berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dan bersinergis dengan objek wisata lainnya yang ada di sekitarnya sesuai potensi yang dimiliki masing-masing," ungkapnya.

Rencana ini dilakukan dengan sasaran untuk menetapkan jenis-jenis potensi objek wisata yang dapat dikembangkan di Kabupaten Mimika.

Jenny berharap, pembahasan Ranperda dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi pembangunan di Mimika.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Yohanna Paliling mengungkapkan, pihaknya saat ini fokus pada pembangunan profile Mimika dari segala sisi termasuk pariwisata.

"Profile pembangunan ini nantinya harus dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat mudah diadopsi dan digunakan oleh semua orang," ujarnya. (Fachruddin Aji).