Pemkab Mimika Bikin Pameran Budaya di Tengah Pandemi
Suasana pameran budaya daerah yang diselenggarakan Disparbudpora Mimika di Gedung Tongkonan, Selasa (6/10/2020) di Gedung Tongkonan.
Suasana pameran budaya daerah yang diselenggarakan Disparbudpora Mimika di Gedung Tongkonan, Selasa (6/10/2020) di Gedung Tongkonan.

Papua60detik - Di tengah lonjakan kasus covid-19, Pemkab Mimika melalui Dinas Parawisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mimika tetap menggelar pameran budaya daerah di Gedung Tongkonan, Selasa (06/10/2020). Pameran akan berlangsung selama tiga hari.

Peserta pameran adalah 10 kelompok sanggar seni Mimika yang telah ikut pelatihan ukir anyam kearifan lokal pada Agustus lalu.

Pada hari pertama, pameran tampak sepi dan pengunjung. Hal ini terjadi karena kurangnya informasi yang diterima masyarakat dan situasi pandemi covid-19.

“Ini kita paham yah. Situasinya sekarang covid-19 dan ini kalau sesuai dengan protokol kesehatan tidak boleh dilaksanakan tapi setelah kami melakukan koordinasi makanya ini bisa berlangsung,” kata Kepala Disparbudpora, Bernadinus Songbes.

Ia berandai-andai, jika bukan karena pandemi covid-19, pameran yang dibuka dari jam 09.00-16.00 akan ramai pengunjung.

“Setiap tahun kan ini selalu dilakukan dan selalu ramai,”

10 kelompok sanggar seni Mimika mengikuti pameran, yakni Sanggar Manikame, Otaimako Karamo, Imatea, Aiya, Imiri, Watia, Waniaimipi, Emenikiata, Jil Nameng dan Agimuki Nameng. Para pengrajin memamerkan hasil karya terbaiknya.

Pameran ini sejatinya untuk mendorong dan memberi kesempatan bagi sanggar masyarakat meningkatkan mutu dan kreatifitas seni mereka. Apalagi Mimila sedang menyongsong ajang Pesparawi dan PON Tahun 2021.

Kegiatan dibuka oleh Asiten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari.

“Jadi hasil dari pameran ini dapat menjadi bahan acuan bagi Pemerintah untuk dijadikan sebagai cinderamata,” katanya.

Ia berharap para peserta pameran bisa terus berkarya menunjukkan kreativitas dan inovasi, kreasi agar seni budaya yang merupakan jati diri bangsa Indonesia lestari.

Selaku Ketua Pokja Penegakan Protokol Covid-1 Mimika, Sasarari  berpesan, semua peserta dan pengunjung datang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Anti Patabang)