Pengusaha Timika Mulai Manfaatkan Tol Laut Kirim Udang Beku ke Surabaya
Tol laut tiba di Pelabuhan Pomako, Kamis (25/3/2022) malam. Foto: Disperindag Mimika
Tol laut tiba di Pelabuhan Pomako, Kamis (25/3/2022) malam. Foto: Disperindag Mimika

Papua60detik - Kamis (25/3/2022) jadi penanda waktu kali pertama pengusaha Timika mengirim produk unggulan lewat program tol laut ke Surabaya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Mimika, Selfina Pappang mengatakan, sejak masuknya program tol laut di 2017, pengusaha Timika hanya memanfaatkannya dengan mendatangkan barang dari luar ke Timika.

"Perdana hari ini ada muatan baliknya. Pengusahanya Bartuh Langgeng, dia memuat produk unggulan daerah berupa udang beku.17 ton, dua kontainer," katanya di Pelabuhan Pomako.

Tol laut ke Timika menempuh rute pelayaran dari Surabaya, Merauke, Agats, Timika. Dari Timika kapal langsung kembali ke Surabaya.

Mimika hanya mendapat kuota 12 kontainer, dua reefer kontainer (pendingin), sisanya kontainer kering.

"Pengiriman balik ini jadi dasar kita mengajukan tambahan kuota tambahan kontainer pendingin," kata Selfina.

Selain menekan disparitas harga antar wilayah, program tol laut kata Selfina untuk menjangkau daerah tertinggal terpencil dan terluar (3T) serta perbatasan. Lewat program tol laut, pemerintah memproyeksi terjadi pertukaran produk unggulan masing-masing daerah.

Karena mendapat subsidi pemerintah, biaya sewa kontainernya pun dipastikan lebih murah.

"Sekarang kita bisa konsumsi beras merauke itu juga andil tol laut. Kita kan kemarin minta trayek langsung dari Merauke akhirnya dikabulkan. Harga beras di sini stabil karena ada beras dari Merauke," tutupnya. (Burhan)