Penyaluran Minyak Goreng di Merauke Diawasi Polisi
Papua60detik - Sejumlah anggota kepolisian Merauke, Papua mengawasi penyaluran minyak goreng (Migor) murah di sejumlah kelurahan di wilayah tersebut.
Kabag Ops Polres Merauke, Kompol Vicy Pandu Wirapradana mengatakan, pengawasan terhadap penyaluran minyak goreng murah melibatkan puluhan personel bintara remaja.
Penyaluran minyak goreng ini diprakarsai PT Agriprima Cipta Persada dan PT Agrinusa Persada Mulia bekerja sama dengan Disperindagkop Merauke.
Pandu menyebut, pengawasan terhadap penyaluran minyak goreng murah dilaksanakan di 11 kelurahan yang tersebar di 'Kota Rusa'.
"Di setiap kelurahan kita ploting 10 personel bintara remaja. Tugas mereka, selain mengamankan tertibnya penyaluran, juga memantau pelaksanaannya di lapangan," katanya, Rabu (16/3/2022).
Ia menambahkan, pengamanan distribusi minyak goreng murah tersebut menjadi bagian dari program stabilisasi harga pasar khusus minyak goreng murah
"Kemarin pengamanan di Kelurahan Maro dan Mandala. Hari ini di Karang Indah. Ada 6000 liter migor yang tersalur. Harganya Rp13.500 per liter," sebutnya.
Sementara Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji, menjelaskan, pengawasan tersebut atas perintah langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajaran Polri di Indonesia.
"Kami juga sudah mengimbau para distributor minyak goreng agar tidak melakukan penimbunan," kata Untung.
Polisi, kata dia, akan merazia sejumlah gudang penyimpanan bahan pokok, termasuk minyak goreng. Ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan migor di wilayah tersebut.
"Segera kami lakukan razia, sehingga tidak ada penimbunan yang kemudian merugikan masyarakat. Kalau ada pengusaha yang menimbun, tentu kita proses," tegasnya. (Eman Riberu)