Perangi Virus Corona, KNPI Mimika Bagi Sembako dan APD
Pengurus KNPI dan relawan pemuda Mimika membagikan paket sembako kepada pedagang mama-mama Papua di Pasar Sentral Timika, Kamis (23/04/2020)
Pengurus KNPI dan relawan pemuda Mimika membagikan paket sembako kepada pedagang mama-mama Papua di Pasar Sentral Timika, Kamis (23/04/2020)

Papua60detik - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mimika ikut jadi garda terdepan memerangi penularan corona virus 2019 (covid-19).

Secara serentak, Pengurus KNPI Mimika bersama relawan pemuda versus covid-19 membagikan 1000 paket sembako dan 490 Alat Pelindung Diri (APD) di 29 titik Kota Timika, Kamis (23/04/2020).

"Dan ada tambahan 50an paket sembako untuk ojek," sebut Ketua DPD KNPI Mimika, Michael R Gomar yang turun langsung menyerahkan bantuan.

Sebelum membagikan, pengurus dan relawan KNPI Mimika telah mendata kelompok warga yang paling membutuhkan bantuan sembako. Begitupun dengan bantuan APD yang spesifik diperuntukkan bagi tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan.

Bantuan sembako menyasar puluhan titik. Sebagian adalah mama-mama Papua yang sehari-hari berjualan di pasar-pasar. Mereka menjadi salah satu yang paling terdampak secara ekonomi dari kebijakan pembatasan aktifitas dari Pemkab Mimika untuk meredam penularan virus corona.

Sementara APD menyapu hampir seluruh Puskesmas dan rumah sakit di wilayah pinggir dan pusat Kota Timika. Puskesmas kebagian 25 sampai 30 APD berupa pakaian hazmat.

Rumah sakit yang punya ruang isolasi khusus pasien covid-19 mendapat lebih banyak bantuan APD. Rumah Sakit Mitra Masyarakat misalnya mendapat bantuan 120 unit APD, RSUD Mimika kebagian 130 unit.

"Bantuan ini kami harap bisa membantu meringakan beban tenaga medis kita. Dengan pakaian hazmat, tenaga medis kita akan ebih aman bekerja," kata Gomar.

Kepala Pusekesmas Timika, Maria Yosinta Rahangiar mengapresiasi langkah KNPI Mimika. APD berupa pakaian hazmat ibarat baju zirah tenaga medis dalam perang melawan virus yang menular sangat cepat ini.

Puskesmas berperan besar dalam penjaringan kasus. Beberapa warga berstatus dilaporkan oleh petugas Puskesmas. Petugas Puskesmas juga menjadi  lini depan dalam rencana tes rapid massal bagi warga berstatus ODP, PDP dan OTG.

Sebagai gambaran umum , per 23 April 2020, sebanyak 41 kasus positif covid-19 terkonfirmasi labotatorium ditemukan di Mimika. Lima di antaranya telah dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia. (Burhan)