Pergerakan Vaksinasi Melambat, Pemkab Kembali Buka Gerai
Papua60detik - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan pergerakan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Mimika melambat. Terbukti hingga saat ini cakupannya belum mencapai 70 persen.
Padahal sebelumnya Pemda Mimika menargetkan cakupan vaksin di tahun 2021 ini bisa di atas 70 persen. Bahkan angka itu ditargetkan bisa dicapai saat pelaksanaan PON XX. Sayangnya hingga menjelang akhir tahun terget itu belum juga tercapai.
John mengatakan pergerakan vaksinasi sebelum dan sesudah PON XX sangat jauh berbeda. Sebelum PON sehari bisa tembus 3.000 suntikan, namun sekarang untuk tembus 200 suntikan sulit.
“Jadi masyarakat yang belum vaksin mari kita vaksin. Datang dengan penuh kesadaran. Vaksin ini tidak berbahaya,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (9/12/2021).
Berusaha menggenjot cakupan vaksinasi, gerai vaksinasi kembali dibuka di beberapa tempat seperti di Polres, Bandara Lama, dan beberapa sekolah. Bahkan Polres membuka gerai vaksin keliling.
John berharap gerai ini bisa dimanfaatkan masyarakat, mengingat pandemi covid-19 belum berakhir.
“Kita akan berusaha terus untuk mendapatkan angka herd immunity,” tutupnya. (Anti Patabang)