Poksus DPRK Mimika Soroti Rendahnya Serapan Dana Otsus, Desak OPD Tancap Gas
Ketua Poksus DPRK Mimika, Abrian Katagame. Foto: Joe Situmorang/Papua60Detik
Ketua Poksus DPRK Mimika, Abrian Katagame. Foto: Joe Situmorang/Papua60Detik

Papua60Detik - Ketua Kelompok Khusus (Poksus) DPRK Mimika, Abrian Katagame, menyoroti masih rendahnya penyerapan anggaran Dana Otonomi Khusus (Otsus) maupun APBD Mimika 2026.

Berdasarkan data Bappeda dan BPKAD per 20 Juli 2026, realisasi keuangan APBD Kabupaten Mimika baru menyentuh angka 27,41 persen, dengan realisasi fisik sekitar 35 persen. Rendahnya penyerapan ini juga terjadi pada pengelolaan Dana Otsus tahap pertama yang baru mencapai 25,70 persen.

Abrian Katagame, menilai capaian tersebut sangat jauh dari harapan masyarakat maupun lembaga legislatif yang mengawasi jalannya pembangunan.

"Per hari ini realisasi Dana Otsus baru mencapai 25,70 persen. Ini sangat rendah dari yang diharapkan oleh semua pihak untuk menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan melalui DPR maupun pemerintah," ujar Abrian kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Selaku Ketua Poksus, Abrian mendesak agar pemerintah daerah melalui OPD teknis agar mempercepat realisasi anggaran agar tidak terjadi SILPA seperti tahun lalu.

"Kami mendesak pemerintah daerah, khususnya OPD-OPD teknis, untuk segera mempercepat realisasi. Supaya tidak terjadi SILPA seperti tahun lalu. SILPA tahun lalu itu jumlahnya tidak main-main," tegasnya.

Ia menambahkan, percepatan pelaksanaan program Otsus mendesak mengingat saat ini sudah memasuki periode penyaluran dan pencairan dana Otsus tahap kedua. 

"Banyak aspirasi yang disampaikan dan ini harus diterjemahkan menjadi program nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kami juga akan terus mengawasi pelaksanaan anggaran otsus ini agar tepat sasaran," pungkasnya. (Joe Situmorang)