Polsek Kuala Kencana Antisipasi Rencana Demo Damai Hasil CPNS 2018 di Puspem
Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih SP3
Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih SP3

Papua60detik - Polsek Kuala Kencana menempatkan sejumlah personel di Kantor Sentra Pemerintahan SP3 untuk mengantisipasi rencana unjuk rasa atas hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018.

Di dalam surat pemberitahuan yang beredar, aksi yang direncanakan oleh "Solidaritas Formasi CPNS 2018" dari Suku Amume, Kamoro, Mee, Moni, Damal, Dani dan Suku Nduga  akan dilangsungkan mulai tanggal 3-7 Agustus.

Kendati demikian, hingga Kamis (06/08/2020), situasi di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih SP3, belum menunjukkan tanda-tanda datangnya massa.

Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y Sera Ayatanoi mengatakan, tetap siaga mengantisipasi aksi unjuk rasa sesuai surat pemberitahuan.

 "Sampai jam sekarang ini, situasinya landai saja, tidak ada yang mengarah ke aktifitas demo. Sehingga, posisi kita, kita patroli dari pagi. Selain itu, disana kita tempatkan 5 personel Polsek dengan ada anggota Brimob sekitar 7 orang," kata Iptu Sera saat ditemui di ruang kerjanya.

Sera mengatakan, meski situasi di wilayah hukumnya cukup kondusif, Polres Mimika telah meminta Polsek Kuala Kencana tetap memantau aktifitas di Puspem.

Bila intensitas massa aksi unjuk rasa meningkat, ia akan meminta bantuan penambahan personel untuk mengantisipasi situasi.

"Kami ada tempatkan sekitar lima personel kami ditambah tujuh personel Brimob. Kalau situasinya meningkat baru kami kerahkan seluruh personel. Kalau masih belum cukup baru mungkin kita minta bantuan dari Polres," ujarnya menambahkan.

Sera menambahkan bahwa dari hasil informasi lapangan sampai kini belum ada perkumpulan massa menggunakan truk atau kendaraan tertentu di titik kumpul kantong-kantong massa.

"Tidak mungkin juga ada aksi pas siang, karena kantor pemerintahan itu jam satu siang biasanya sudah tutup, sudah sepi," imbuhnya.

Pemkab Mimika mengumumkan nama-nama hasil seleksi CPNS Fornasi 2018 pada 29 Juni lalu. Sebelumnya, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng telah mengumumkan 300 orang dinyatakan lulus dan 79 persen di antaranya adalah Orang Asli Papua (OAP).

"Total semua, yang Papua 219 orang dari 300. Kemudian non Papua lahir besar Timika itu 81. Amungme dan Kamoro itu 27 orang," sebut Bupati ketika itu. (Salmawati Bakri)