PT Freeport Bakal Gunakan GeNose ke Pekerjanya
Alat pemeriksaan covid-19, GeNose yang dikembangkan UGM. Foto: ugm.ac.id
Alat pemeriksaan covid-19, GeNose yang dikembangkan UGM. Foto: ugm.ac.id

Papua60detik - PT Freeport Indonesia berencana mendatangkan GeNose C19 untuk mempersingkat waktu deteksi covid-19.

"Kita rencana memesan GeNose agar pendeteksian cepat dilakukan, penempatannya nanti selain di terminal bis, akan ditempatkan di fasilitas misalnya seperti shopping center, tempat ibadah, dan mess hall," kata Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Jonny Lingga, Selasa (23/3/2021).

GeNose merupakan alat deteksi covid-19 melalui hembusan nafas yang dikembangkan oleh Universitas Gajah Mada. Alat ini menggunakan teknologi artificial intelligense atau kecedasan buatan untuk membaca pola embusan napas.

GeNose diklaim hanya perlu waktu kisaran dua menit mendeteksi seseorang terinfeksi covid-19.

"Saat ini untuk karyawan yang naik turun Tembagapura masih menggunakan tes usap antigen. Kemungkinan kalau sudah ada alat itu baru nanti pakai itu," ujarnya.

Selain kepentingan deteksi cepat, menurut Jonny, penggunaan GeNose merupakan bentuk dukungan PTFI terhadap produk buatan anak negeri.

"Kemungkinan kita pesan di bawah sepuluhlah. Hanya saja sekarang tergantung ketersediaannya, cari satu saja susah," paparnya.

Penggunaan GeNose dilaporkan lebih nyaman dibanding alat deteksi covid-19 yang lain. Tak kalah penting, biayanya lebih murah. (Fachruddin Aji)