Realiasi DAK Fisik APBN Mimika dan Puncak Masih 0 Persen
Kepala KPPN Timika, Iwan Megawan (tengah) saat menyampaikan rilis APBN di Aula KPPN Timika, Jumat (17/6/2022).   Foto: Anti/Papua60detik
Kepala KPPN Timika, Iwan Megawan (tengah) saat menyampaikan rilis APBN di Aula KPPN Timika, Jumat (17/6/2022). Foto: Anti/Papua60detik

Papua60detik - Menjelang akhir pertengahan tahun 2022 ini, capaian realisasi belanja negara yang dikelola Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Timika baru mencapai 22 persen atau Rp359,17 miliar dari pagu Rp1,6 triliun.

Realisasi terbanyak dari belanja ini yakni dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp256,94 miliar atau 31 persen dari pagu Rp841,59 miliar. 

Sementara untuk transfer ke daerah dan dana desa baru terealisasi Rp102,23 juta  atau 13 persen dari pagi Rp784,42 miliar. 

Kepala KPPN Timika, Iwan Megawan menjelaskan penyebab utama rendahnya realisasi transfer ke daerah dan dana desa adalah karena realisasi DAK Fisik masih 0 persen dari pagu Rp391,1 miliar.

“Ini untuk dua kabupaten yang kita layani yakni Mimika dan Puncak. Sama-sama masih 0 persen,” jelasnya dalam rilis APBN yang berlangsung di Aula KPPN Timika, Jumat (17/6/2022).

Iwan menjelaskan masih kosongnya realisasi  ini terjadi karena OPD di dua kabupaten itu masih sementara melakukan penginputan.

“Nanti ketika diinput oleh dinas kemudian disetujui oleh  BPKAD kemudian diajukan ke KPPN,” jelasnya.

Selain itu, keterlambatan juga karena adanya rolling jabatan khususnya di lingkup Pemda Mimika. Hal ini kata Iwan juga berpengaruh karena adanya penyesuaian pejabat.

“Jadi mungkin masih melakukan koordinasi dulu,” tuturnya.

Meski masih kosong, namun Iwan sangat yakin realisasi DAK Fisik ini akan mencapai target hingga akhir tahun nanti. 

Adapun untuk DAK Non fisik dari pagu Rp81,2 miliar realisasinya sudah Rp39,92 miliar atau 49,2 persen. Semenetara untuk dana desa dari total pagu Rp312,2 miliar, realisasinya sudah Rp62,3 miliar atau 19,9 persen. (Anti)