Salat Id, Masjid Baiturahim Kuala Kencana Terapkan Prokes Ketat
Papua60detik - Dewan Kemakmuran Masjid Baiturahim Kuala Kencana menerapkan protokol kesehatan ketat pada pelaksanaan salar Id, Kamis (13/5/2021) pagi.
Jumlah jamaah dibatasi sebanyak 300 saja, khusus warga, karyawan beserta keluargannya yang tinggal di sekitar Kuala kencana.
Ketua Panitia Pelaksanaan Salat Id Masjid Baiturahim, Muhammad Isnadi menjelaskan, jamaah yang ingin mengikuti salat Id diharuskan terlebih dahulu mendownload aplikasi khusus. Gunnya buat pendataan jamaah.
Sebelum masuk ke area pelaksanaan salat Id, jamaah diminta melakukan scan QR code memastikan ia sudah mendaftar sebelumnya.
Jamaah pun wajib menggunakan masker, cek suhu, mencuci tangan dan menjaga jarak.
"Jadi semua sudah kami siapkan. Scan QR code itu untuk dapat nomer saf, tanpa scan tidak bisa, karena saf sudah ditentukan jumlah dan jaraknya juga sudah diatur. Jamaah pun diwajibkan wudhu dari rumah," jelas Isnadi yang juga Ketua Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) Low Land PT Freeport Indonesia.
Dari YMM, zakat fitrah yang telah terkumpul sebesar 216 juta dari 5539 nuzakki, zakat amal dan profesi sebesar 328 juta, infaq dan sedekah 96 juta, fidyah 62 juta. Total 694 juta.
YMM telah mendistribusikan zakat kepada 2.349 jiwa dan 636 kepala keluarga pada Minggu (9/5/2021) lalu.
"Kami mendistribukan zakat fidyah dan fitrah kepada area Timika dan sekitarnya," jelasnya.
Ia menambahkan, salat Id di Lowland dilaksanakan di empat area pertama Masjid Baiturrahim Kuala Kencana, Masjid Anni'mah Mile 38-39, Masjid Al-istiqamah Base Camp dan Masjid Al-Ikhlas Portsite. (Fachruddin Aji)