Sempat Hilang, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Terjepit Mobil
Kondisi almarhum M Rian Ariansya dan mobil yang dikendarainya setelah mengalami kecelakaan di Jalan Poros Pomako, Distrik Mimika Timur
Kondisi almarhum M Rian Ariansya dan mobil yang dikendarainya setelah mengalami kecelakaan di Jalan Poros Pomako, Distrik Mimika Timur

Papua60detik - Seorang pemuda asal Demak, M Rian Ariansya yang sempat dilaporkan hilang bersama mobil pikcup L300 yang dibawanya sejak Kamis (15/10/2020) lalu ditemukan di rawa-rawa Jalan Poros Pomako, Distrik Mimika Timur, Senin (19/10/2020) pagi.

Naasnya, Rian ditemukan tak bernyawa dalam kondisi terjepit mobil yang sudah terbalik dan tenggelam.

Mendapat laporan, aparat kepolisian datang melakukan olah TKP. Jenazah korban langsung dievakusi ke RSUD Mimika.

"Tidak ditemukan tanda -tanda kekerasan pada tubuh almarhum.  Almarhum diduga pada saat mengemudi dalam keadaan mengantuk," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin malam.

AKP Hermanto mengatakan, korban ditemukan oleh warga yang hendak memancing di sekitar area tersebut pada pukul 08.30 WIT.

"Posisi mobil dengan nomor polisi PA-8507-MF sudah terbalik dan korban terjepit bodi mobil tersebut," ujarnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Mimika Ipda Murtono mengatakan, dari hasil olah TKP, korban diketahui mengalami kecelakaan tunggal.

Polisi menduga, saat kecelakaan almarhum mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.

"Hal ini terlihat dari tiang pembatas jalan yang berada di pinggir jalan jembatan dekat kuburan Asmat rubuh. Itu jalannya nikung, dan mungkin dia kencang dan hilang kendali dan menabrak pembatas jalan. Ada dua tiang pembatas jalan rubuh," ujarnya.

Pada Rabu (14/10/2020) malam pekan lalu, korban masih terlihat di pangkalan mobil pickup di depan Graha Eme Neme Yauware.

Kemudian, Kamis (15/10/2020) dini hari, korban melayani penumpang duka dengan rute dari Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) ke Pomako.

Saat hendak kembali ke Timika, korban sempat menghubungi keluarganya yang berada di Demak. Namun beberapa hari belakangan tidak ada kabar dari korban. (Salmawati Bakri)