Seorang Pemuda Meninggal Terseret Arus di Timika
Papua60detik - Seorang pemuda, Donatus Meak tenggelam dan terseret arus di Tanggul Timur mile point 36, Kuala Kencana ketika hendak mendulang emas hasil sisa konsentrat milik PT Freeport Indonesia, Rabu (15/07/2020).
Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y Sera Ayatanoi mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIT korban bersama kakak kandungnya menyeberangi sungai yang kedalamannya sampai sebatas dada orang dewasa untuk mendulang.
Nahas, lantaran derasnya arus, pemuda yang masih berusia 18 tahun itu terseret arus ketika menyeberang.
Saat peristiwa itu terjadi, sang kakak kemudian bergegas berenang menyelamatkan korban. Sayang, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Posisi korban saat menyeberang itu berada di belakang kakaknya. Korban terbawa arus sejauh 10 meter karena ketinggian air saat itu sebatas dada orang dewasa. Melihat hal tersebut, kakaknya berusaha menolong dengan cara berenang dan korban berhasil didapatkan namun sudah dalam keadaan meninggal," kata Kapolsek saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Setelah ditemukan, korban kemudian dibawa ke camp orang tua angkatnya di mile point 35 Tanggul Barat.
"Sekitar jam 15.30 WIT, kepolisian bersama pihak security datang merespon TKP. Kita menyarankan ke pihak keluarga korban untuk dilakukan visum di RSUD Mimika, namun mereka menolak dengan alasan bahwa penyebab kematiannya sudah jelas karena tenggelam," kata Sera.
Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Monce Brury mengatakan, pihaknya baru menerima laporan pada pukul 14:00 WIT.
Untuk membantu evakuasi korban, Kantor SAR Timika memberangkatkan tim gabungan. Korban dievakuasi menuju rumah duka di Jalan Ahmad Yani.
Peristiwa warga terseret arus di area pendulangan emas hasil sisa konsentrat milik PT Freeport Indonesia bukan cuma kali ini. Peristiwa nahas serupa sudah kerap kali terjadi di wilayah tersebut. (Salmawati Bakri)