Siapa Terbaik Terapkan Prtokol Covid-19 di Sektor Ekonomi Timika?
Petugas mengawasi praktik protokol kesehatan pengunjung Pasar Sentral Timika
Petugas mengawasi praktik protokol kesehatan pengunjung Pasar Sentral Timika

Papua60detik - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob menyempatkan berkeliling Kota Timika melihat sekaligus mengevaluasi penerapan protokol kesehatan terutama pada sektor perekonomian di masa pemberlakuan pra new normal, Selasa (09/06/2020).

Ia memantau geliat perekonomian di Pasar Sentral Timika, eks Pasar Lama, Gorong-gorong, Diana Shopping Center, Timika Mall, termasuk aktifitas belanja warga di beberapa toko.

"Sesudah saya melakukan evaluasi di beberapa tempat, tadi dari pasar, beberapa ruko dan toko, Diana ini paling baik. Diana sudah cukup menerapkan protokol covid," ungkap John.

Menurutnya, aturan cuci tangan dan periksa suhu tubuh di pintu masuk, penggunaan masker hingga jaga jarak antrian di kasir di Diana Shopping Center sudah cukup baik.

Ia hanya berharap, manajemen Diana Shopping Center bersikap tegas terhadap pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan/covid-19 secara ketat.

"Semua harus ikut aturan," tegas John.

Sementara Pasar Sentral Timika masih harus banyak berbenah. Pedagang di pasar yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu masih banyak yang tidak menggunakan masker. Begitu juga denngan para pengunjung. Sarana cuci tangan pun belum memadai di sana.

Kepada petugas, ia sudah berpesan, warga yang tidak pakai masker tak boleh masuk pasar. Ketegasan sikap juga perlu diberikan terhadap para pedagang.

"Pasar masih jauh dari sempurna," ujarnya.

Di masa pra new normal saat ini, Pemkab Mimika memang menargetkan semua sektor sudah mulai menerapkan protokol kesehatan sebagai persiapan memasuki era new normal di masa pandemi covid-19. Pasar dan ritel modern seperti Diana Shopping Center mislanya.

Diana Shopping Center memang sejak awal concern pada isu covid-19. Bahkan sejak Maret, manajemen Diana telah membuat markah atau tanda penjarakan fisik di area kasir. Juga di dalam lift.

Makin ke sini, pihak manajemen makin ketat menerapkan protokol kesehatan. Di depan pintu masuk sudah tersedia sarana cuci tangan, persis di pintu tersedia dua mesin disinfeksi. Satu petugas berjaga, mengukur suhu tubuh setiap customer. Suhu di atas 37,5 derajat, disarankan pulang istirahat.

Pihak manajemen pun memastikan, seluruh customer yang datang berbelanja menggunakan masker.

"Kita sudah sampaikan ke security, pokoknya masuk sini harus pakai masker. Masker itu melindungi diri sendiri juga melindungi orang lain," kata Direktur Unit Usaha Diana Shopping Center, Lina.

Hingga saat ini, Manajemen Diana memang belum membatasi jumlah pengunjung di dalam. Tapi untuk menghindari kerumunan di antrian, manjemen menerapkan respon cepat dan evaluasi harian.

Lina bercerita, misalnya saat warga ramai beburu hands sanitizer, pihak manajemen langsung memecah tempat belanja di beberapa titik. Demikian pula jika di cctv terlihat antrian yang tidak wajar, manajemen langsung turun menata ulang rak barang.

"Customer datang ke kita karena percaya mereka aman berbelanja. Itu yang selalu kami jaga," kata Lina. (Burhan).