Singgah Baca dan East Work Gelar Workshop Kepenulisan Antologi 'Mengakar di Papua'
Papua60detik - Singgah Baca berkolaborasi dengan East Work gelar workshop kepenulisan bagi puluhan peserta calon penulis antologi cerpen dengan tema 'Mengakar di Papua'. Kegiatan berlangsung di Easy Coffee dan Eatery Timika, Sabtu, 13 Desember 2025.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang ini mendapatkan materi dari dua narasumber yaitu Aan Mansyur seorang penulis buku dengan gaya bahasa puitis, hadir secara virtual.
Sementara itu, narasumber kedua, Enda Kaban seorang penulis buku berlatar Papua, hadir secara langsung. Di akhir kelas narasumber dan peserta saling berdiskusi terkait kepenulisan dan ide-ide yang ingin dituangkan menjadi sebuah cerpen.
Enda Kaban, menjelaskan pemilihan tema 'Mengakar di Papua' memberi kesempatan bagi para penulis untuk melahirkan cerota pendek dari berbagai sudut pandang penulis yang sudah lama tinggal di Papua. Cerita pendek yang selayaknya seperti akar pohon, menyerap makna dari pengalaman sehari-hari, dari hal-hal kecil yang kerap luput dari perhatian.
Menurutnya, antologi ini tidak hanya akan memperkenalkan budaya Papua, khususnya di Timika, tetapi juga mengajak pembaca menjelajah Papua lewat imajinasi dan pengalaman para penulis. Bagi mereka yang belum pernah menginjakkan kaki di tanah Papua, cerita-cerita ini diharapkan mampu menghadirkan kesan baru, bahkan pengetahuan yang berbeda.
"Pemilihan tema ini mengajak penulis menuangkan pengalamannya selama di Papua ke dalam sebuah cerita pendek. Tindakan sekecil itu bahkan bisa memberikan manfaat bagi teman-teman kita yang di Jawa dan luar daerah sana," kata Enda.
Enda berpesan, setiap penulis yang ingin berkarya harus tetap menjadi diri sendiri, menulis dengan jujur dan mengutamakan outentitas.
Perwakilan East Work creative, Eko Setiawan mengatakan project ini lahir dari keresahan tim antara lain rumah singgah baca dan East Work yang melihat di Timika itu minim wadah bagi yang ingin menyalurkan tulisannya ke dalam sebuah buku.
Ia menjelaskan setelah workshop ini, peserta akan membuat sebuah cerita mengusung tema yang ditentukan dengan genre yang berbeda-beda. Peluncuran buku ini direncanakan pada tanggal 23 April 2025 bertepatan dengan hari buku internasional.
"Kita mendorong dan berharap untuk kerja kolaborasi, bekerja bersama-sama komunitas yang lain supaya semakin banyak bisa merangkul teman-teman lain dan membuat event-event yang positif," pungkasnya. (Martha)