Soal Lahan Jadi Ganjalan Disperindag Menata Pasar
Penertiban lapak di Pasar SP2 Timika beberapa waktu lalu. Foto: Dok/Papua60detik
Penertiban lapak di Pasar SP2 Timika beberapa waktu lalu. Foto: Dok/Papua60detik

Papua60detik - Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Petrus Pali Amba mengaku kesulitan menata pasar karena soal lahan.

"Ada beberapa pasar yang kita belum bisa benahi dengan baik, sebab masih bermasalah dengan lahan, seperti pasar SP2 termasuk pasar SP4 Distrik Wania," ungkapnya, Jumat (19/3/2021)

Khusus untuk pasar SP4 kata Petrus, bangunannya belum digunakan karena lahannya  bermasalah. Ia telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan untuk membayar lahan tersebut agar bangunan pasar dapat digunakan

"Lahan sudah beres baru kita bicara untuk tindak lanjut untuk pembangunan," katanya.

Petrus menambahkan, khusus pembenahan pasar kuliner sudah hampir rampung. Sejauh ini progres pembangunan yang dilaksanakan adalah penambahan beton lapak, pos security dan perbaikan kelistrikan juga air bersih.

"Semua fasilitas sudah siap baru kita mulai buka kembali pasar kuliner, jangan sampai fasilitas belum lengkap, nanti baru berjalan harus terhenti lagi, dan kita tidak mau seperti itu, karena kita ingin ekonomi kembali berjalan normal," paparnya.

Namun pembukaan kembali pasar kuliner tersebut, kata Petrus, kembali kepada penilaian pimpinan daerah dan  Satgas Covid-19. (Fachruddin Aji)