Tiga Klinik PT Freeport Resmi Jadi Milik Pemkab Mimika
Tiga Klinik PT Freeport Resmi Jadi Milik Pemkab Mimika
Tiga Klinik PT Freeport Resmi Jadi Milik Pemkab Mimika

Papua60detik - PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi menyerahkan tiga klinik (Klinik SP 9, Pomako, dan SP 12) kepada Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan.

Simbolis penyerahan dan penandatanganan kesepatakan kemitraan dilaksanakan di Klinik Utikini Baru, SP12, Kamis (24/06/2021).

Direktur PTFI, Claus Wamafma mengatakan penyerahan tiga klinik tersebut sebagai wujud kemitraan sekaligus dukungan PTFI di bidang kesehatan masyarakat serta kegiatan pelayanan kesehatan kepada pemerintah.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada pemerintah, TNI/Polri, dan stakeholder lain yang ikut memastikan memastikan masyarakat mendapatkan hak pelayanan kesehatan," ujarnya.

Dalam kesepakatan kemitraan yang ditandatangani, PTFI akan mendukung pemerintah dalam pemeliharaan gedung dan operasional klinik. Pemkab mengambil peran dalam pengadaan dokter, dan tenaga penunjang medis (analisis Kesehatan, ahli gizi, apoteker, perawat, bidan dan ahli Kesehatan lingkungan) serta pengadaan obat-obatan.

Izin operasional klinik telah dikeluarkan berdasarkan SK Bupati pada Agustus 2019 untuk ketiga klinik dimaksud dengan nama Klinik PEMDA Utikini Baru, Klinik PEMDA Wangirja dan Klinik PEMDA Pomako.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakab penyerahan tiga klinik itu sebenarnya sudah didiskusikan sejak 2019.

Ia memastikan, perubahan kepemilikan tidak berdampak pada pelayanan.

"Pelayanan disini tetap seperti biasa, kalau kemarin ada kekurangan sekarang sudah tahu harus lapor kemana, kalau kemarin kan bingung? sekarang sudah ada Dinas Kesehatan, kalau ada kurang lapor saja," ujarnya.

Ia menambahkan faktor keamanan sangat penting bagi pelayanan kesehatan. Sebab itu Reynold meminta pihak keamanan untuk menjaga fasilitas kesehatan agat pelayanan tak terganggu.

"Tenaga kesehatan yang bekerja nantinya berkolaborasi jadi ada yang berasal dari PTFI dan Pemkab Mimika. Dinkes Mimika juga akan melengkapi tenaga yang kurang, seperti penanggung jawab klinik yang harus dokter, maka dari itu kami akan tambah 3 dokter kemudian assisten apoteker," katanya. (Fachruddin Aji)