Tim PSDC Mimika ke Yogyakarta, Ade Matulessy Ungkap Utang LPPD Rp6 Miliar
Papua60detik - LPPD Mimika menyerahkan Tim paduan suara dewasa campuran (PSDC) ke LPPD Provinsi Papua, Selasa (14/6/2022).
Tim yang terdiri dari 45 orang ini akan ikut bergabung dengan Kontingen Papua lainnya untuk ikut dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII yang akan berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 19 hingga 26 Juni ini.
Ketua Harian LPPD Mimika, Yohan Ade Matulessy berharap peserta diperhatikan dan pulang kembali ke Mimika dalam keadaan sehat.
Namun ungkapnya, LPPD Mimika memiliki persoalan besar, yaitu utang. Mereka memiliki utang Rp6 miliar kepada empat pihak ketiga yang mengeluarkan dana pribadi untuk membiayai Pesparawi Papua XIII yang berlangsung di Timika 2021 lalu.
Bahkan LPPD Mimika kata Ade telah disomasi karena tak kunjung membayar utang tersebut.
“Saya sampaikan secara langsung saja supaya semua tahu, bahwa kemarin kegiatan Pesparawi Papua itu memakan dana yang cukup besar untuk LPPD Kabupaten Mimika yaitu sekitar 6 miliar. Ini menjadi tunggakan kami ketika pelaksanaan Pesparawi,” ungkapnya di depan Ketua Harian LPPD Provinsi, Asisten 1 Setda Mimika, Paulus Dumais dan peserta PSDC.
Ia mengatakan persoalan ini sudah disampaikan ke Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. Dan tahun 2022 ini Pemkab memberi dana Rp2 miliar. Tapi dana tersebut cair setelah perincian pengeluaran diserahkan
“Nanti kalau cair baru diatur untuk pembayaran lain-lain,” tuturnya.
Terlepas dari persoalan utang itu, ia yakin jika persiapan PSDC Mimika sudah matang dan bakal pulang dengan hasil memuaskan.
“Saya tidak bisa bangga-bangga, tapi saya tetap yakin bahwa kami juga akan petik hasil di Yogyakarta. Saya serahkan nanti kepada bapak ketua harian LPPD Provinsi Papua,” tuturnya.
Ia mengatakan LPPD Mimika sudah memberikan dana sekitar Rp100 juta untuk membantu kebutuhan pakaian atau kostum dan sepatu tim PDSC ke LPPD Papua
Sementara itu, Ketua Harian LPPD Provinsi Papua, Karel Frits Mambay mengatakan Kontingen Papua mengikuti 12 kategori lomba.
Dari 12 kategori ini, LPPD Biak Numfor akan mengikuti 5 kategori, Mimika 1 kategori, Mamberamo Tengah 2 kategori, Kabupaten Jayapura 2 kategori, dan Kota Jayapura 1 kategori.
“Kemarin pagi sudah pelepasan Biak Numfor dan Kota Jayapura. Hari ini bersamaan Mimika, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mamberamo Tengah dilepas oleh pemerintah daerah ke provinsi lalu atas nama Gubernur nanti di lepas lagi pada tanggal 16,” katanya.
Ia mengatakan Provinsi Papua tidak menargetkan medali bagi semua kategori, karena tujuan utama peserta ikut ke Yogyakarta adalah untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan.
“Kalau kita menyanyi dengan baik pasti akan menuai hasil,” tuturnya.
Ia mengatakan kontingen ini berangkat bukan membawa nama kabupaten, tetapi Provinsi Papua.
“Mari kita sama-sama pergi dan menyaksikan nama Tuhan di Jogja,” tutupnya. (Anti)