Vekix Wanggai Pertimbangkan BLT dari Dana Otsus
Papua60detik - Kepala daerah se-Tanah Papua telah mengikuti Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua yang menyoroti penguatan implementasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua, tata kelola dana otsus, hingga sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah.
Selama ini, masyarakat menilai bahwa Otsus belum benar-benar berhasil memproteksi hak-hak Orang Asli Papua sebagaimana tujuan Otsus itu dibuat. Sebagian juga menilai bahwa implementasinya masih lebih banyak berada di kalangan birokrasi dan belum cukup menyentuh masyarakat secara langsung.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Velix Wanggai, mengungkapkan Otonomi Khusus memang harus benar-benar mengalir hingga ke akar rumput. Pemerintah saat ini sedang mengevaluasi berbagai program kementerian maupun Pemda agar implementasinya lebih tepat sasaran.
"Kami lagi melihat berbagai program kementerian kemudian juga program dari berbagai Pemerintah Daerah ini bisa menyentuh orang per orang. Ini salah satu poin yang saya pikir topik menarik bagi kami komite," ujar Velix saat diwawancarai, Selasa (12/05/2026)
Velix menjelaskan, saat ini pihaknya mempertimbangkan skema tertentu dana Otsus. Misalnya persentase tertentu yang dapat dialokasikan untuk bantuan langsung tunai. Seperti usulan dari Gubernur Papua Selatan, Papua perlu melihat pola yang diterapkan oleh DKI Jakarta, yaitu bantuan langsung tunai bagi orang yang membutuhkan dan bersumber dari Otsus.
"Kita bisa lihat mana mungkin yang memiliki kapasitas ekonomi yang terbatas, maka itu yang mungkin menjadi prioritas. Beberapa pola dari pemerintah provinsi DKI kita bisa belajar ada bantuan langsung tunai kepada orang per orang dan itu bersumber dari OTSUS saya pikir itu salah satu solusi mungkin yang di luar aksi ini," terangnya.
Dari pertemuan tersebut, Velix menyebut Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus mencoba mendesain beberapa skema alternatif yang dapat langsung menyentuh masyarakat asli Papua secara individu, dengan mempertimbangkan beragam tingkat kondisi ekonomi. (Martha)