Waduh, PT Telkom Sebut Kabel Optik Bawah Laut Berpotensi Ganguan Lagi
Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:59 WIT - Papua60Detik

Papua60detik - GM Telkom wilayah Papua-Maluku, Antonius Joko Sritomo mengaku pesimis dengan progress pekerjaan kabel optik backup ruas Merauke-Tual.
Sebelumnya, pihak Telkom telah merencanakan pekerjaan kabel backup ruas Merauke-Tual sejak dua tahun lalu dengan target penyelesaian pekerjaan akhir 2025. Jika terjadi kerusakan pada kabel optik utama, jaringan internet dapat dialihkan ke kabel optik backup atau kabel cadangan. Namun kini pihak Telkom sendiri tidak yakin kabel backup akan selesai tahun 2025.
"Terkait kabel (Backup) di bulan Desember, kami masih pesimis, dan kemudian apakah ada kerusakan kabel lagi, potensi itu tetap ada, selama kita mengoperasikan kabel pasti ada potensi kerusakan," bebernya kepada wartawan di Merauke, Selasa (26/8/2026).
Antonius menjelaskan, sebagai upaya mengurangi potensi kerusakan kabel bawah laut, pihaknya telah memasang rambu-rambu di perairan. Rambu tersebut menandakan ada kabel optik di dasar laut sekitar. Tujuannya agar kapal tidak melakukan aktivitas di sekitar rambu yang dipasang.
"Meskipun peta kabel laut telah dipublikasikan ke dunia perkapalan, kami tetap memasang rambu-rambu dengan harapan kapal-kapal yang melintas berada di sekitar rambu tersebut dapat mengetahui bahwa ada kabel komunikasi di wilayah itu dan tidak melakukan aktivitas di dasar laut sekitar," jelas Antonius.
Selain memasang rambu-rambu di perairan, pihak PT Telkom juga rutin melakukan patroli pada letak kabel optik, dengan harapan meminimalisir aktivitas kapal di sekitar kabel optik.
"Paling tidak jika ada ditemukan aktifitas kapal yang berpotensi mengganggu kabel optik, kita menyampaikan itu ke pihak kapal agar tidak melakukan aktivitas di areal tersebut," katanya. (Jamal)