Wagub Papua Kutuk Aksi Terorisme di Makassar
Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyatakan mengutuk aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) kemarin.

Menurutnya, kejadian itu adalah ujian bagi semua umat Nasrani di Indonesia yang akan merayakan Hari Raya Paskah.

Tapi Wagub menekanakan, kasih sesungguhnya adalah ketika seseorang dapat mengasihi orang yang membencinya.

"Di sini kita sebagai umat Kristen diuji oleh Tuhan dan itu ujian terbaik, karena di situ umat diuji adakah tidak kasih dalam hatimu. Kasih Allah itu tidak seperti anda mengasihi saudaramu, bukan seperti anda mengasihi adikmu, atau anda mengasihi anakmu, jika anda mengasihi sesamamu termasuk orang yang membencimu, itulah kasih sesungguhnya," katanya di Timika, Senin (29/3/2021).

Menyikapi situasi pasca aksi teror itu, Wagub meminta warga tidak menyebarkan intoleransi dan ujaran kebencian.

 "Jika anda membenci orang yang membencimu maka anda bukan Kristen sesungguhnya, tetapi Kristen KTP," pungkasnya.

Seperti diketahui, telah terjadi aksi bunuh diri yang di depan pintu gerbang Gereja Katedral Makassar di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut, pelaku bom bunuh diri  terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan.

Dari data kepolisian, keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan. (Fachruddin Aji)