YPMAK Bergerak Bantu Pemerintah Perangi Virus Corona
Papua60detik - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) mulai bergerak membantu pemerintah dari tingkat Kabupaten Mimika hingga pemerintah pusat memerangi penularan virus corona baru (covid-19).
YPMAK yang merupakan pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) telah menyerahkan bantuan berupa barang alat pelindung diri (APD) dan peralatan disinfeksi di MPCC, Rabu (31/03/2020). Selain dalam bentuk barang, YPMAK juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai bagi pemerintah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur YPMAK, Vebian Magal bersama Manager Community Health Development (CHD) PTFI, Govert Waramori kepada Plt Sekda Kabupaten Mimika, Marthen Paiding didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19, Reynold Ubra.
"Sangat tepat di saat kami membutuhkan.Dengan adanya tambahan dari YPMAK tentu saja kita bisa bergerak secara massif. Ini akan sangat mendukung upaya gugus tugas dalam melakukan pengendalian covid-19," kata Reynold.
Bantuan uang tunai Rp5 miliar didistribusikan antara lain, Rp2 miliar ke Kabupaten Mimika, Rp1,5 miliar ke Provinsi Papua, dan Rp1,5 miliar ke pemerintah pusat.
Sementara bantuan berupa barang, yakni 100 dos masker, 20 set APD pakaian pelindung bio hazard, 48 unit mesin alat semprot dan 39 karton setara 250 liter cairan disinfektan.
“Freeport melalui YPMAK menyerahkan bantuan ini untuk digunakan tenaga medis dalam penanganan pasien covid-19 di Mimika,” kata Govert Waramori, Manager CHD mewakili Manajemen PTFI.
Hingga Selasa malam, sebanyak tiga warga Timika telah dinyatakam positif terinveksi covid-19.
Sementara jumlah Pasien Falam Pengawasan (PDP) di Timika sebanyak 16 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 11 dan Orang Tanpa Gejala (OTG) namun memiliki hubungan erat dengan pasien covid-19 berjumlah 47 orang. Lima orang PDP sedang mendapat perawatan di rumah sakit. (Burhan)