20 Hari di Bulan Juli, 33 Warga Timika Meninggal Karena Covid-19

Pemakaman pasien covid-19 di TPU khusus covid-19, SP1 Timika. Foto: Dok/Papua60detik
Pemakaman pasien covid-19 di TPU khusus covid-19, SP1 Timika. Foto: Dok/Papua60detik


Papua60detik - Kasus kematian pasien covid-19 di Mimika per 20 Juli 2021 sudah 90 kasus atau 1,15 persen dari kumulatif kasus 7.836 kasus.

Sampai di 20 Juli saja, kasus kematian mencapai 33 orang. Paling tinggi 19 Juli kemarin, 9 warga Timika meninggal dunia karena covid-19.

“20 Juli kemarin terjadi kematian 2 pasien covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra dalam data yang diterima Papua60detik.id, Rabu (21/7/2021).

Dari 33 kasus kematian ini, 54,55 persen terjadi pada perempuan dan 45,45 persen pada laki-laki atau lebih dari separuh pasien yang meninggal adalah perempuan.

Dilihat dari usia, kasus kematian sampai saat ini 42,42 persen terjadi pada kelompok usia 31 sampai 50 tahun.

"Kasus kematian meningkat rata-rata per hari dari 1 persen menjadi 5 persen, itu case fatality ratenya. Jadi saat ini covid sudah tidak melihat usia muda atau tua karena sudah merata," kata Reynold pada wawancara sebelumnya.

Dari 7.836 kasus kumulatif di Mimika, 1.187 kasus terjadi pada bulan Juli. 66,89 persen di antaranya ditemukan pada laki-laki dan 33,36 persen pada perempuan. Sebanyak 87,19 persen kasus  ditemukan pada warga pendatang.

Khusus di RSMM, pada 20 Juli terjadi dua kasus kematian. Sebanyak 24 pasien covid-19 masih smentara dirawat dan 14 di antaranya mengalami gejala sedang sampai berat.

“Kemarin ada yang meninggal 1 orang, tadi pagi ada 2 dan sebelumnya ada 1. Jadi total pasien covid-19 yang meninggal di RSMM sudah ada 4 orang selama bulan Juli 2021,” ungkap Direktur RSMM, dr Joni Ribo Tandisau, Selasa (20/7/2021). (Anti Patabang)




Bagikan :