516 Warga Mimika Positif Rapid Test
Papua60detik - Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika sejak pekan lalu agresif melakukan rapid test antibodi ke sejumlah warga.
Rapid test di Timika diprioritaskan kepada warga berstus ODP, PDP dan OTG hasil kontak tracing tim survailance epidemiogi.
Hingga Senin (04/05/2020), sebanyak 2.309 yang telah dijangkau dan 516 di antaranya menunjukkan hasil positif atau 22,35 persen.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Mimika, Reynold Ubra menegaskan, rapid test antibodi merupakan upaya penyaringan kasus untuk melakukan deteksi dini, bukan konfirmasi. Memastikan seseorang positif covid-19 harus terkonfirmasi melalui pemeriksaan real time polymerase chain reaction (RT PCR).
"Rapid test ini belum final. Ini untuk penyaringan kasus saja. Nanti golden checknya adalah real time PCR," jelasnya.
Dari hasil rapid rest ribuan warga ini, baik yang Imunoglobulin M (IgM) positif maupun Imunoglobulin G (IgG) positif akan diarahkan ke pengambilan sampel spesimen swab untuk pemeriksaan RT PCR.
"Semua yang positif akan diswab, yang diprioritaskan adalah IgM positif tetapi penjadwalannya akan dilakukan oleh tim dari RSUD Mimika," katanya.
Tim Gugus Tugas mengestimasi, dua persen dari 516 warga itu akan terkonfirmasi positif pada pemeriksaan real time PCR. Estimasi ini berdasarkan pada analisa pemeriksaan sebelumnya.
"Kita tidak usah takut kalau kasus covid-19 tinggi. Itu justru sangat baik untuk memotret sebenarnya apa yang terjadi di masyarakat dan sebagai bukti bahwa masyarakat belum disiplin. Karena kuncinya cuma satu, masyarakat tinggal di rumah. Disiplin," katanya.
Ratusan warga positif rapid test antibodi ini sebagian besar hanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Ruang isolasi yang disiapkan pemerintah yaitu di wisma atlet dan MSC, masih jauh dari cukup.
"Kendala kita memang adalah pemantauan dengan hasil tes cepat antibodi ini," katanya. (Burhan)