560 Warga di Timika Ikut Rapid Test Covid-19, 145 Positif
Papua60detik - Mulai Jumat (24/04/2020) kemarin, Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika mulai menggelar rapid test massal terhadap warga yang dinilai berisiko tertular.
Hingga Senin (27/04/2020) siang, sebanyak 560 warga yang telah diperiksa dan 145 di antaranya positif covid-19.
"Secara persentase 25,89 persen (yang positif). Lebih cepat kita menemukan kasus lebih baik untuk langkah penanganan kita, untuk menyiapkan skenario selanjutnya," kata Juru Bicara Gugus Tugas Mimika, Reynold Ubra.
Rapid test merupakan upaya deteksi dini dan penjaringan atau screening kasus. Hasil rapid test positif belum tentu positif pada pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR), begitupun sebaliknya.
Nama-nama dari 145 warga yang hasil rapid testnya positif, kata Reynold, telah dikirim ke RSUD Mimika untuk pengambilan sampel spesimen swab pemeriksaan RT PCR sebagai golden check infeksi covid-19.
"Hasil rapid test ini menunjukkan kegagalan physical dan social distancing. Pemerintah sudah sangat serius, tapi kerja sama dengan warga belum berjalan maksimal. Untuk menghentikan pandemi ini, peran masyarakat itu yang paling utama," katanya.
Terhadap warga yang hasil rapid testnya positif kata Reynold, Tim Gugus Tugas merencanakan isolasi dengan dua strategi. Pertama, jika yang hasil rapid testnya positif merupakan anggota keluarga serumah, maka isolasinya adalah di rumah.
Kedua, jika hasil rapid test yang positif adalah orang per orang maka akan diisolasi di tempat yang disiapkan pemerintah.
"Sudah ada yang dirujuk ke shelter," ujarnya.
Rencana Tim Gugus Tugas selanjutnya, kata Reynold, dalam waktu dekat akan menentukan wilayah sentinel penularan covid-19. Di wilayah atau kelurahan yang banyak ditemukan kasus positif baik dengan RT PCR maupun rapid test akan diintervensi dengan menerapkan sejenis isolasi wilayah.
"Jika di situ dilakukan intevensi, isolasi maksimal, orang tidak ada pergerakan, maka akan memberikan efek ke wikayah lain, akan memberikan efek ke Mimika," kata Reynold.
Rapid test massal di Timika masih akan berlanjut. Jumlah 560 yang telah ikut pemeriksaan masih sekitar separuh dari yang ditargetkan. Pemeriksaan cepat ini diprioritaskan kepada mereka yang berstatus ODP, PDP dan OTG hasil tracing contact dari tim penyelidikan epidemiologi.
Pegawai pada beberapa OPD di lingkungan Pemkab Mimika juga telah ikut rapid test. Mereka dianggap berisiko terpapar covid-19 karena sehari-hari berada di lapangan mengimbau warga berada di dalam rumah. (Burhan)