9 Pucuk Senpi Prajurit TNI Dirampas Saat Penyerangan Mugi
Papua60detik - Sejumlah senjata api milik TNI dirampas kelompok bersenjata saat penyerangan di Pos Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Nduga beberapa waktu lalu.
Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan bahwa saat ini seluruh personel yang telah dikerahkan dalam kondisi siap tempur untuk merebut kembali senjata tersebut.
“Memang itu betul. Kita sedang berupaya melakukan tindakan dengan persenjataan juga. Kita akan mencari dan mengambil kembali senjata-senjata tersebut. Sembilan pucuk, senjata standar,” ujarnya kepada awak media di Makodam XVII Cenderawasih, Jayapura, Papua, Selasa (9/5/2023).
Ia menyebut, lima personel TNI dilaporkan gugur namun jumlah senpi yang dirampas lebih dari itu. Diduga, senjata tersebut merupakan senjata milik prajurit yang tertinggal saat peristiwa terjadi.
“Lima itu kan korban. Dan itu ada senjata (prajurit) yang tertinggal,” ujarnya.
TPNPB-OPM sebelumnya telah merilis sejumlah dokumentasi senjata api yang diklaim milik TNI yang berhasil mereka rampas.
Operasi pencarian dan penyelamatan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens juga belum membuahkan hasil. Hingga kini pilot asal Selandia Baru itu masih bersama kelompok bersenjata. (Amma)