Beredar Hoax Warga Meninggal Dunia Karena Virus Corona di Timika
uru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra menyampaikan keterangan kepada wartawan
uru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra menyampaikan keterangan kepada wartawan

Papua60detik - Beredar hoax tentang seorang perempuan meninggal karena corona virus disease 19 (covid-19) di Kota Timika, Senin (23/03/2020)

Selayak covid itu sendiri, hoax ini begitu cepat merebak di media sosial. Banyak warga mulai resah.

Setelah dikonfirmasi resmi ke Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Mimika, kabar itu ternyata bohong atau hoax.

"Berita yang sebagaimana beredar, yang diduga meninggal karena covid ternyata itu hoax, tidak benar," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra.

Hasil pemeriksaan laboratorium, kata Reybnold, menunjukkan nilai sel darah putih almarhun sangat tinggi. Sementara jika terinfeksi covid-19, nilai sel darah putih pasti rendah.

"Dab berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis paru, hubungannya jauh sekali dengan infeksi yang disebabkan oleh corona virus," jelas Reynold.

Hingga Senin (23/03/2020), Reynold memastikan belum satupun warga Timika yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Perawatan (PDP).

Beredarnya hoax justru menambah beban penanggulan covid-19. Dampaknya, menimbulkan kepanikan dan keresahan warga.

Sebaiknya warga lebih selektif dalam membagikan sebuah informasi. Membantu penanganan covid-19 salah satunya dengan tidak menyebarkan kabar bohong atau hoax. (Burhan)