Bupati Mimika Putuskan Lockdown 7 Agustus

Ketua Satgas Covid-19 Mimika, Eltinus Omaleng didampingi Dandim 1710 dan Kapolres Mimika. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Ketua Satgas Covid-19 Mimika, Eltinus Omaleng didampingi Dandim 1710 dan Kapolres Mimika. Foto: Anti Patabang/Papua60detik


Papua60detik- Kasus covid-19 di Kabuapten Mimika terus mengalami peningkatan. Per 20 Juli 2021 kasus kumulatif ada 7.836 kasus, meninggal 90 orang.Kasus aktif 787 orang, 67 orang di antaranya dalam perawatan.

Atas dasar ini, Pemerintah Kabupaten Mimika memutuskan melakukan lockdown selama satu bulan penuh, terhitung sejak tanggal 7 Agustus sampai 7 September.

Pelayanan kargo tetap berjalan tapi enerbangan penumpang keluar dan masuk dihentikan total baik domestik maupun perintis.

“Kami Kabupaten Mimika 7 Agustus sampai 7 September kita lockdown total. Jadi, itu yang mau saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika dan juga Freeport, siap-siap. Karena pesawat Garuda dan lain-lain kita akan kasih stop. Penerbangan perintis pun kita akan kasih stop,” kata Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dalam rapat evakuasi, Rabu (21/7/2021).

Ia mengatakan jika lockdown ini berhasil, maka semua event besar seperti Konferensi Kingmi, PON dan Pesparawi yang sudah dijadwalkan di tahun ini bisa berjalan.

“Jadi kita akan tunggu bulan Agustus. Bulan Agustus itu kita mau kasih, betul-betul seperti ikuti pak Gubernur punya. Lockdown. Sehingga semua masyarakat harus siap-siap dari sekarang,” jelasnya.

Jika lockdown ini mampu menurunkan kasus covid-19 dan bahkan menghilangkannya dari Mimika, maka konferensi yang sebelumnya dijadwalkan tanggal 26 Juli 2021, bisa dilaksanakan November. Tapi kalau tidak maka terpaksa akan diundur ke Januari 2022 sebagaimana usulan Gubernur Provinsi Papua.

Dengan situasi dan kondisi Mimika yang kini sudah masuk zona merah covid-19, ia meminta kepada semua masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak dan menghindari kerumunan. (Anti Patabang)




Bagikan :