Dilempari Batu, Bidan Puskesmas Mapurujaya Luka di Kepala
Korban saat menjalani perawatan di RSUD Mimika. Foto: Istimewa
Korban saat menjalani perawatan di RSUD Mimika. Foto: Istimewa

Papua60detik – Seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, menjadi korban pelemparan batu yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang dalam kondisi mabuk.

Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga, mengatakan insiden tersebut terjadi pada  Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 18.29 WIT. Saat itu, sejumlah petugas yang selesai menjalankan tugas pulang menggunakan mobil ambulans Puskesmas.

"Ketika ambulans melintas di Kilometer 9, tepat di depan Masjid Hidayatullah, tiba-tiba ada beberapa orang yang diduga sedang mabuk melempar batu ke arah ambulans. Lemparan tersebut mengenai salah satu petugas kami, seorang bidan bernama Asriani," ujar Ona.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian belakang telinga dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Mimika. Korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif karena mengeluhkan pusing serta pandangan buram.

"Korban sudah menjalani foto kepala untuk memastikan kondisinya. Saat ini masih berada di Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.

Kata Ona, sesaat setelah menerima laporan dari petugas yang berada di lokasi kejadian, ia langsung menghubungi Kapolsek Mimika Timur untuk melaporkan insiden tersebut agar segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Ia berharap aparat penegak hukum mengusut pelaku pelemparan tersebut sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak mengancam keselamatan tenaga kesehatan. (Eka)