Dinkes Mimika Bahas Tata Kelola dan Kinerja BLUD Tahun 2025
Papua60detik - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melakukan rapat koordinasi Tim Pembina Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dihadiri tim teknis, pengawas, keuangan, dan sekretariat, Selasa (09/12/2025).
Rapat ini membahas penyelenggaraan tata kelola BLUD serta arah pengelolaan keuangan tahun 2025 di tengah isu efisiensi anggaran. Adapun jumlah BLUD di Mimika adalah 13 Puskesmas, ditambah Laboratorium Lingkungan, PSC 119, dan RSUD Waa Banti.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra, menjelaskan bahwa 13 Puskesmas berstatus BLUD menunjukkan kinerja keuangan cukup baik. Dari target penerimaan Rp14 miliar pada tahun ini, hingga November jumlah yang sudah terealisasi menembus lebih dari Rp13 miliar atau sekitar 86 persen. Sementara itu, tingkat realisasi belanja telah mencapai kurang lebih 90 persen.
Ia mengatakan bahwa keberlanjutan BLUD sangat dipengaruhi sumber penerimaan, terutama dana kapitasi, non-kapitasi, DAK fisik seperti Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), serta kemitraan dengan perusahaan dan program strategis seperti Pusjaki dan cek kesehatan gratis.
“Kami coba untuk mendengar penyelenggaran tata kelola BLUD ini, terutama dalam pola pengelolaan keuangannya di tahun 2025 seperti apa di tengah-tengah isu efisiensi di tahun ini dan tahun depan," ujar Reynold Ubra saat diwawancarai.
Adapun rata-rata pendapatan Puskesmas BLUD hingga November mencapai Rp2 sampai Rp3 miliar. Puskesmas Timika, pada tahun 2021 menerima modal awal Rp500 juta kini mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp2 miliar hingga Rp3 miliar.
Untuk memperkuat akuntabilitas, Dinas Kesehatan berencana menggandeng akuntan publik guna melakukan penilaian keuangan secara berkala, selain pemeriksaan rutin dari BPKP, BPK, dan Inspektorat.
"Target penerimaan akhir tahun diperkirakan dapat tercapai. Seluruh laporan keuangan BLUD disampaikan rutin setiap bulan ke BPKAD dan penerimaaannya direkonsiliasi bersama Bapenda," pungkasnya. (Martha)