Empat Warga Timika Peserta Seminar Agama di Lembang Dinyatakan Negatif Virus Corona
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra menyampaikan keterangan kepada wartawan, Kamis ( 26/03/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra menyampaikan keterangan kepada wartawan, Kamis ( 26/03/2020).

Papua60detik - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra memastikan empat warga Timika yang ikut dalam kegiatan keagamaan di Lembang Jawa Barat negatidlf infeksi covid-19.

"Mereka ada di acara itu tapi kami sudah lakukan investigasi. Yang meninggal bukan karena covid-19, itu sudah jelas. Kami sudah konfirmasi ke pihak rumah sakit," kata Reynold kepada wartawan, Kamis (26/03/2020).

Sementara tiga warga lainnya yang ikut di kegiatan itu, katanya, sudah diinvestigasi dan diselidiki secara epidemiologi. Ketiganya tidak menunjukkan gejala terinfeksi covid-19.

"Sudah melewati masa inkubasi. Dalam 17 hari terakhir, tidak ada tanda demam, batuk dan sesak nafas sehingga tidak mungkin kami nyatakan sebagai orang dalam pemantauan. Jadi kasus ini clear," kata Reynold.

Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi isu yang berkembang di tengah warga. Kegiatan itu memang disebut sebagai salah satu klaster penyebaran covid-19 di Provinsi Jawa Barat.

Di Kabupaten Mimika, hingga Kamis (26/03/2020) belum ada laporan kasus positif covid-19. Hanya satu pasien, anak usia satu tahun 11 bulan yang dikirim sampelnya ke Jakarta. Reynold mengatakan, kondisi anak itu sudah membaik. (Burhan)