Hotel di Timika Dicatut Sediakan Open BO, Tiga Lelaki Jadi Korban
Ilustrasi prostitusi. Foto: Kamaji Ogino, pexels.com
Ilustrasi prostitusi. Foto: Kamaji Ogino, pexels.com

Papua60detik - Penipuan dengan modus prostitusi online di Kota Timika kembali terjadi. Hal tersebut diungkapkan pengelola salah satu hotel yang dicatut menyediakan jasa esek-esek itu.

HRD Hotel Grand Mozza, Christo Susanto datang ke Polsek Mimika Baru membawa selembar kertas hasil screenshot voucher penawaran jasa 'Ladies'. 

Ia merasa, pencatutan nama ini sangat merugikan nama baik hotel tempatnya bekerja. 

Diduga, penipuan berkedok jasa seks itu beredar di aplikasi MiChat. 

Bermaksud mengadukan hal tersebut, ia pun diarahkan pihak kepolisian untuk segera membuat laporan bersama korban ke Polres Mimika.

Di kertas itu tertulis, korban harus menyelesaikan pembayaran ke nomor rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) tertuju atas nama Asni Aljabri dengan no rekening 7272010075*****, dengan kode bank 002.

"Sudah ada tiga  korban  mengadu ke kami. Yang pertama secara lisan bertemu security kami. Seminggu kemudian datang lagi satu korban  ketemu security bahwa korban telah mentransfer ke nomor rekening itu. Yang ketiga kalinya ada juga yang mengadu dan menunjukan bukti transferan. Padahal kami sama sekali tidak sediakan ladies khusus untuk layani tamu selama menginap, maupun untuk dibooking ke luar hotel," ujar Christo kepada wartawan di Mapolsek Mimika Baru Jalan C Heatubun, Selasa (17/5/2022).

Di kertas itu juga tertera aturan booking include (di dalam hotel) dan exclude (di luar hotel). 

Apabila include , dana jaminan hanya bersifat sementara dan akan dikembalikan setelah klien selesai melakukan proses pelayanan bersama ladies di room dengan catatan klien tidak melanggar aturan yang berlaku, jika dilanggar maka dana jaminan akan dipotong 30 persen.

Sedangkan untuk exclude, dana jaminan deposit akan dikembalikan setelah klien mengantar kembali ladies ke hotel.

Bahkan di dalam selebaran itu, tertera tanda tangan Dian Sanjaya yang diklaim sebagai general manager hotel 

"Di list yang dibuat oknum itu ditandatangani general manager yang sama sekali bukan nama karyawan kami. Begitu juga nomor rekening yang dipakai untuk transaksi pembayaran itu atas nama orang yang tidak ada di Mozza," ujar Christo. (Salmawati Bakri)