Kampung Yakyu Perbatasan RI-PNG Kini Diterangi Lampu, Warga Merasa Nyaman
Papua60detik — Kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah terluar kembali diwujudkan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 312/Kala Hitam Koops Swasembada.
Kali ini, prajurit dari Pos Kotis menyerahkan 25 unit lampu tenaga surya (solar cell) kepada warga Kampung Yakyu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.
Bantuan ini menjadi jawaban atas gelapnya malam yang selama puluhan tahun menyelimuti kampung yang belum tersentuh jaringan listrik PLN.
Kampung Yakyu merupakan daerah perbatasan Indonesia–Papua Nugini yang cukup terisolasi.
Akses menuju kampung ini hanya bisa ditempuh melalui rawa dan sungai besar dengan ketinting (perahu kecil), sehingga pembangunan infrastruktur dasar seperti listrik sangat sulit.
Namun kini, malam di Kampung Yakyu tak lagi gulita. TNI hadir membawa cahaya—secara harfiah dan harapan.
Penyerahan lampu solar cell dilakukan secara simbolis oleh Satgas Yonif 312/KH kepada tiga tokoh masyarakat: Kepala Suku Taki Maiyua, Kepala Kampung Salomon Maiyua, dan Tokoh Agama Bernard Maiyua.
"Kami sangat berterima kasih. Selama ini kampung kami selalu gelap karena tidak ada listrik. Sekarang, anak-anak bisa belajar dan bermain di malam hari tanpa takut," kata warga, Salomon Maiyua dengan haru.
Penerangan berbasis tenaga surya ini tidak hanya menjadi solusi ramah lingkungan, tetapi juga membawa dampak besar bagi kualitas hidup warga. Kini, aktivitas malam hari bisa berlangsung dengan aman dan nyaman, sementara kehadiran lampu-lampu ini menjadi simbol nyata hadirnya negara di tengah masyarakat perbatasan.
Satgas Yonif 312/Kala Hitam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua, melalui berbagai program — mulai dari layanan kesehatan, pengamanan wilayah, hingga pembangunan sosial seperti penyediaan penerangan. (Jamal)